Mengaku Reformis, Mubarak Rombak Kabinet

Kompas.com - 29/01/2011, 06:31 WIB
Editoryuli

KAIRO, KOMPAS.com — Presiden Mesir Hosni Mubarak mengklaim sudah membubarkan kabinet pemerintahannya, dan akan menggantinya dengan pemerintahan baru, Sabtu (29/1/2011) ini.

"Saya sudah meminta kabinet untuk mundur, dan besok akan ada kabinet baru," ujar Hosni Mubarak dalam pidatonya, Jumat (28/1/2011) malam, setelah empat hari digempur demonstrasi.

Mubarak mengatakan, semua itu tidak dapat tercapai melalui proses yang kacau, tetapi lewat dialog.

Mengaku tahu bahwa rakyat Mesir ingin dirinya memerhatikan soal kemiskinan, lapangan kerja, dan reformasi demokratis, Mubarak berjanji untuk menekankan pada reformasi sosial, ekonomi, dan politik.

"Kita tidak akan mundur dari reformasi ini. Kita akan terus melanjutkan langkah-langkah baru yang akan menjamin independensi peradilan dan hukum-hukumnya, serta lebih banyak kebebasan bagi warga negara," kata Mubarak.

Dia lalu mengklaim, justru karena reformasi yang dijalankannya selama bertahun-tahun, rakyat Mesir sekarang dapat mengajukan protes.

Ayman Mohyeldin dari Al Jazeera di Kairo melaporkan, "Di atas kertas, rakyat memiliki parlemen dan peradilan yang independen, tetapi semua orang Mesir akan bilang bahwa pada akhirnya, kekuasaan terpusat di tangan presiden."

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ia menambahkan, "Sangat sedikit lembaga yang dapat menantang kekuasaannya sehingga perombakan kabinet tidak akan mengakhiri penderitaan rakyat."

Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X