Banjir "Usir" Warga Brisbane

Kompas.com - 12/01/2011, 03:41 WIB
EditorJosephus Primus

KOMPAS.com — Bencana banjir belumlah usai melanda Negeri Kanguru. Maka, pihak otoritas di Brisbane sudah meminta warga di sejumlah kawasan tersebut mengungsi.

Menurut warta AP, AFP, dan ABC, Selasa (11/1/2011), para karyawan kantor meninggalkan kawasan bisnis di kota terbesar ketiga di Australia tersebut. Sebagian besar pinggiran Brisbane telah terendam banjir atau terancam akan terkena banjir.

Para pejabat mengatakan antara 6.500 dan 9.000 rumah dan kantor di Brisbane terendam air. Jalan-jalan lengang dan warga telah mengungsi ke tempat-tempat yang lebih aman karena banjir diperkirakan mencapai puncak pada Rabu dan Kamis.

Gubernur Queensland Anna Bligh mendesak warga untuk menyiapkan diri menghadapi kemungkinan terburuk. "Saya meminta semuanya untuk tenang dan menangani bencana ini bersama-sama," kata Bligh.

"Warga yang tinggal di kawasan yang lebih tinggi saya minta untuk membantu warga lain yang terkena banjir. Siapkan rumah untuk menampung para korban," lanjut Bligh.

Wali Kota Toowoomba, kota lain yang terkena banjir parah, Peter Taylor, mengatakan, banjir bandang yang mirip dengan tsunami ini membuat warga tidak punya waktu menyelamatkan kendaraan atau harta benda lain.

Banjir bandang terjadi pada Senin (10/1/2011) setelah hujan selama 36 jam tanpa henti. Pemerintah menggelar operasi besar-besaran untuk menyelamatkan warga yang terjebak banjir. Banyak di antaranya yang harus berpegang pada pohon atau pagar agar tidak terseret banjir.

Setidaknya 14 orang tewas dan puluhan lainnya masih dinyatakan hilang. Banjir kini menyebar ke kawasan utara Negara Bagian New South Wales.

 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X