Banjir Sebabkan 70 Orang Hilang

Kompas.com - 11/01/2011, 08:46 WIB
EditorEgidius Patnistik

BRISBANE, KOMPAS.com - Jumlah orang hilang setelah banjir bandang menyapu mobil-mobil di jalan-jalan kota Toowoomba di timur laut Australia meningkat menjadi lebih dari 70 orang, Senin. Dari jumlah itu, delapan orang dipastikan tewas, kata polisi di negara bagian  Queensland.

Banjir terakhir yang melanda Toowoomba, sekitar 125 kilometer di sebelah barat ibukota negara itu, Brisbane, dan sejumlah daerah lain di selatan. Queensland Police Service memastikan, 72 orang kini hilang di wilayah Toowoomba dan Lockyer Creek, dan Chantelle Rule-Murphy, juru bicara Manajemen Darurat Queensland, mengatakan, delapan orang kini telah dipastikan meninggal.

Toowoomba merupakan kota terbesar di pedalaman Queensland, sebuah wilayah yang terguncang salah satu banjir terburuk dalam sejarahnya saat ini. Pihak berwenang di sana melakukan beberapa operasi pencarian dan penyelamatan, dan militer Australia telah mengerahkan empat helikopter untuk upaya itu, kata Rule-Murphy.

"Banyak tempat dalam siaga tinggi dan kami masih memperkirakan banyak hujan, jadi kami masih belum keluar dari kondisi terburuk," kata juru bicara polisi Queensland, Ben Tracy, seperti dikutip CNN.

Sejak 30 November lalu, banjir musiman di Queensland telah menyebabkan sungai-sungai meluap sehingga melewati tepinya dan mencatat rekor tertinggi. Sedikitnya 200.000 orang telah terkena dampak banjir itu, dan hujan lebat diperkirakan akan terus terjadi Selasa ini.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X