Kartel Narkoba Mengganas, 51 Orang Tewas

Kompas.com - 10/01/2011, 10:50 WIB
EditorEgidius Patnistik

MEXICO CITY, KOMPAS.com Kekerasan terkait obat bius selama akhir pekan menewaskan 51 orang di seluruh Meksiko, termasuk 15 kasus pemenggalan di resor Pantai Acapulco, kata pihak berwenang, Minggu (9/1/2011). Pemenggalan, mutilasi, penembakan dari kendaraan yang melintas dan eksekusi dilakukan di Negara Bagian Guerrero di tenggara dan di Chihuahua di utara, serta di ibu kota Meksiko, meski pemerintah telah lima tahun mengerahkan 50.000 pasukan untuk menumpas kejahatan terorganisasi.

Sejauh ini adegan paling mengerikan terjadi Sabtu lalu di sebuah pusat perbelanjaan Acapulco, yaitu 15 mayat pria yang dipenggal ditemukan di trotoar, sementara kepala mereka yang terputus teronggok di dekatnya. Dua dari korban tersebut berumur 17 tahun, kata seorang pejabat di Guerrero. Itu merupakan kasus pemenggalan massal terburuk sejak Agustus 2008 ketika 12 mayat tanpa kepala ditemukan di timur ibu kota Negara Bagian Yucatan, Merida, dalam kejahatan yang dikaitkan dengan kartel obat bius terkenal Los Zetas.

Sementara itu, enam korban pembunuhan yang lain ditemukan Sabtu di Acapulco, yang dimasukkan dalam taksi di dekat supermarket dan empat orang lain dibunuh dalam dua insiden terpisah di kota itu, kata polisi Negara Bagian Guerrero. Pada hari Minggu para pejabat Acapulco mengatakan, polisi menemukan tiga mayat lagi, termasuk satu yang dipenggal dan dimutilasi di pinggir jalan dekat kota tersebut. Laporan media mengatakan, para korban itu merupakan bagian dari 10 orang yang diculik pada hari Sabtu dari sebuah diskotek setempat.

Di negara bagian Meksiko yang paling ganas, Chihuahua, yang berbatasan dengan Amerika Serikat, pihak berwenang melaporkan 17 orang terbunuh selama akhir pekan, 14 dari mereka di Ciudad Juarez, di seberang El Paso, Texas, yang memiliki tingkat pembunuhan tertinggi di negara tersebut.

Sementara itu, di Mexico City, empat pemuda tewas dalam sebuah penembakan yang dilakukan oleh orang-orang dari kendaraan yang melintas dengan mobil pada hari Sabtu di luar sebuah toko kelontong.

Lebih dari 30.000 orang telah tewas sejak tahun 2006 ketika pemerintah Presiden Felipe Calderon melancarkan tindakan keras militer besar terhadap geng narkoba. Tahun lalu saja 12.000 kasus pembunuhan dikaitkan dengan kekerasan yang berhubungan dengan obat bius.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.