Pilih Kelamin Anak Lewat Jalur Hukum

Kompas.com - 08/01/2011, 11:55 WIB
EditorEgidius Patnistik

SYDNEY, KOMPAS.com — Pasangan dari Merlbourne, Australia, yang sudah punya tiga putra, tetapi sangat ngebet punya anak perempuan, tengah mengupayakan hak hukum  dalam memilih jenis kelamin anak mereka berikutnya.

Pasangan yang putrinya baru lahir dan meninggal belum lama ini telah menggugurkan janin laki-laki kembar karena mereka menginginkan anak perempuan, lapor harian Herald Sun di Melbourne, Sabtu (8/1/2011).

Secara terpisah, ABC Online memberitakan, badan hukum medis Victoria, The Patient Review Panel, baru-baru ini menolak tuntutan pasangan itu untuk memilih  bayi perempuan melalui teknologi in vitro fertilization (IVF). Namun, pasangan tersebut mengajukan banding ke Pengadilan Sipil dan Administratif Victoria yang dapat membatalkan keputusan tersebut.

"Setelah apa yang kami lalui, kami berharap ada sedikit keberuntungan," kata si pasangan pria kepada Herald Sun sebagaimana dikutip AFP. "Kami ingin diberi kesempatan untuk memiliki anak perempuan."

Berdasarkan hukum negara bagian, seleksi jenis kelamin menggunakan IVF merupakan sesuatu yang dilarang kecuali untuk menghindari risiko bayi mewarisi kelainan genetik atau penyakit.

Persidangan atas banding pasangan itu baru akan digelar Maret mendatang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.