Banjir di Australia Mulai Surut

Kompas.com - 07/01/2011, 17:04 WIB
EditorJosephus Primus

KOMPAS.com — Usai melalui masa puncak, banjir di Negara Bagian Queensland, Australia, mulai surut. Menurut warta ABC pada Jumat (7/1/2011), ribuan korban banjir pun mulai kembali ke rumah mereka. Pejabat setempat mengatakan, mereka akan menghentikan tahap darurat dan mulai masuk ke tahap pembersihan dengan surutnya air banjir di beberapa kota seperti Rockhampton.

Sebelumnya, hujan lebat sempat turun di berbagai daerah di Australia timur sehingga menimbulkan masalah di antara korban banjir.

Sekitar 1.200 rumah di Queensland terendam sejak hujan lebat terjadi bulan lalu, 10.700 di antaranya mengalami kerusakan, kata sejumlah pejabat. Sebanyak 4.000 orang harus meninggalkan rumah mereka dan setidaknya tiga orang tewas. Ini merupakan banjir terparah di Queensland dalam beberapa dekade terakhir.

Pada puncak banjir, daerah seluas Perancis dan Jerman sempat digenangi air banjir selama berhari-hari dan lebih dari 40 kota terkena dampak bencana. Kerugian banjir diperkirakan sebesar 5 miliar dollar AS.

Banjir juga memengaruhi industri batu bara di Australia. Soalnya, banyak tambang batu bara di Queensland yang terkena genangan air.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X