Yogyakarta Dipadati Wisatawan

Kompas.com - 02/01/2011, 14:38 WIB
EditorA. Wisnubrata

YOGYAKARTA, KOMPAS.com — Kota Yogyakarta dipadati wisatawan domestik dan asing pada liburan Tahun Baru, Minggu (2/1/2011). Wisatawan memenuhi berbagai obyek wisata, seperti Malioboro, Alun-alun Utara, Keraton Yogyakarta, dan Kebun Binatang Gembira Loka. Kondisi ini seakan menjadi titik balik pariwisata Yogyakarta setelah lesu akibat imbas erupsi Gunung Merapi.

Keramaian wisatawan terlihat sejak pagi hingga menjelang siang hari di beberapa obyek wisata. Jalan Malioboro, kawasan wisata belanja Yogyakarta, dipenuhi wisatawan. Jalan sepanjang 1 kilometer itu pun dipenuhi becak, andong, dan kendaraan bermotor yang didominasi pelat nomor luar kota sehingga menimbulkan kemacetan panjang.

Kepadatan serupa terlihat di obyek wisata Keraton Yogyakarta. Keramaian ini kontras dengan pemandangan sebulan lalu saat Yogyakarta terkena imbas erupsi Merapi, yang membuat kunjungan wisatawan anjlok. Seiring dengan makin kondusifnya aktivitas Merapi, minat wisatawan mengunjungi Yogyakarta pulih.

"Saya datang bersama keluarga untuk menghabiskan liburan Tahun Baru. Karena Merapi sudah pulih, jadi tidak perlu khawatir," kata Suryanto (55), wisatawan asal Malang, Jawa Timur, yang tengah mengunjungi Keraton Yogyakarta.

Di Keraton Yogyakarta, jumlah pengunjung pada pukul 12.00 sekitar 2.000 orang. Menurut Sekretaris Tepas Parwisata Keraton Yogyakarta Ny Brahmana, pengunjung didominasi rombongan anak sekolah dan keluarga.

Pada hari biasa, tingkat kunjungan di tempat tinggal Raja Yogyakarta Sultan Hamengku Buwono X itu hanya berkisar 1.000 orang. Pada puncak erupsi Merapi bulan November, kata Brahmana, yang berkunjung hanya 50-200 orang per hari.

Lebih jauh, Brahmana mengatakan, tren kenaikan jumlah wisatawan telah terjadi sejak liburan sekolah pada 20 Desember lalu. Sekarang, pada liburan Tahun Baru, jumlah pengunjung meningkat lagi. "Mudah-mudahan ini tanda wisata Yogyakarta sudah pulih seperti sebelum erupsi," ujarnya.  



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X