Presiden Wanita Pertama Brasil Dilantik

Kompas.com - 02/01/2011, 05:45 WIB
Editoryuli

BRASILIA, KOMPAS.com — Dilma Rousseff disumpah sebagai presiden wanita pertama Brasil pada Sabtu (1/1/2011), menggantikan presiden yang sangat populer di Brasil, Luiz Inacio Lula da Silva.

Rousseff (63), mantan kepala kabinet Lula, diambil sumpah sebagai presiden di Kongres Brasil setelah prosesi iring-iringan pendek di tengah guyuran hujan. Ia melambaikan tangan ke arah 70.000 orang yang berbaris di sepanjang jalan.

Ia bersumpah di depan para anggota parlemen sebelum menandatangani dokumen resmi yang menjadikannya kepala negara Brasil. Pemimpin baru itu kemudian menyampaikan pidato kenegaraan pertamanya sebagai presiden.

Ia juga menyampaikan rasa hormatnya kepada Lula seraya mengatakan, ia telah merasa tersanjung berada di bawah pemerintahan Presiden Lula dan berjanji untuk meneruskan "masa kemenangan" pendahulunya itu.

Rousseff yang mengenakan rok putih dan terlihat santai sekaligus bahagia bergegas dari gedung kongres menuju istana kepresidenan, tempat Lula menunggu untuk  menyerahkan secara simbolis selempang kepresidenan warna hijau dan kuning emas. Para presiden dari negara Amerika Latin juga hadir untuk menyambut.

Lula yang diharuskan mundur setelah mencapai masa jabatan maksimal menurut konstitusi Brasil, yaitu dua periode kepresidenan, meninggalkan kegemilangan popularitas serta karismanya untuk memberikan peluang bagi Rousseff agar terpilih menggantikannya.

Ia belum menentukan rencananya di masa pensiun. Namun, beberapa pekan lalu ia berkomentar bahwa ia adalah seorang "politisi tulen". Ia tidak akan mengabaikan peluang untuk kembali ke kursi presiden setelah mandat empat tahun Rousseff berakhir.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Rousseff memimpin Brasil dengan tingkat pertumbuhan ekonomi 7,6 persen tahun 2010. Penemuan minyak baru-baru ini bisa membuat negara di Amerika Latin itu masuk dalam jajaran pengekspor.

Brasil juga mempunyai peran penting di panggung dunia dan bersiap-siap menjadi tuan rumah Piala Dunia sepak bola tahun 2014 dan Olimpiade 2016.

Akan tetapi, tantangan juga menghadang di depan. Pertumbuhan ekonomi diperkirakan menurun jadi 4,5 persen pada 2011 dan inflasi di atas target pemerintah, sekitar 5,9 persen.

Rousseff, mantan gerilyawati sayap kiri yang disiksa di penjara pada 1970-an karena menentang pemerintahan militer waktu itu, masih harus menyelesaikan pertikaian diplomatik dengan Italia.

Pada hari terakhir kekuasaannya, Jumat, Lula memicu konflik karena menolak mengekstradisi bekas militan Italia, Cesare Battisti, yang didakwa melakukan empat pembunuhan pada 1970-an.

Roma telah menarik duta besarnya sebagai protes dan memperingatkan bahwa pihaknya akan menekan agar Battisti diserahkan.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X