Kini, Rahasia Hanya Bersifat Sementara

Kompas.com - 22/12/2010, 02:43 WIB
Editor

NINOK LEKSONO

Tampaknya keliru, atau sebuah kenaifan, bila menganggap dengan pecahnya kasus WikiLeaks maka yang guncang adalah sistem kerahasiaan negara. Dalam kasus WikiLeaks, yang terungkap adalah rahasia negara. Namun, di luar itu, yang bisa guncang adalah rahasia dalam level individu atau rahasia pribadi. Hal-hal menyangkut pribadi seseorang, yang disebut sebagai privasi pun, sebenarnya telah guncang di era kemajuan teknologi informasi (TI) dan kemudian TI-komunikasi (TIK).

Tak diragukan lagi, apa yang telah dilakukan oleh Julian Assange dan situs internet (website) revolusioner WikiLeaks telah memaksa pemerintah di dunia bertanya kembali tentang apa sebenarnya yang disebut sebagai ”rahasia”. (Time, 13/12)

Terkait dengan merebaknya kasus ini, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan, kasus WikiLeaks menjadi pelajaran penting, yaitu agar dokumen rahasia dijaga ketat. (Kompas, 20/12)

Pertanyaannya adalah pada era kemajuan TIK sekarang ini, apakah yang disebut sebagai rahasia tadi benar-benar masih bisa dijaga?

Sebagaimana pesan baru yang pasti telah disampaikan kepada para diplomat untuk lebih saksama dalam berkomunikasi dan mengutarakan pendapat, satu hal yang juga dituntut adalah perubahan perilaku. Ini karena moda komunikasi yang ada sekarang ini memungkinkan komunikasi yang diandaikan bersifat pribadi pun bisa segera tersebar ke seluruh dunia dalam sekejap mata. Sekadar menyebut contoh, apa yang dialami Prita Mulyasari beberapa waktu lalu memperlihatkan hal itu, di mana berbagi keluhan melalui e-mail kepada teman bisa merebak ke khalayak luas.

Dalam lingkup pribadi, perkembangan jejaring sosial memperlihatkan fenomena lain. Dalam situs seperti Facebook, ada banyak hal atau informasi yang dalam konteks konvensional dianggap bersifat pribadi justru disiarluaskan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Itu boleh jadi disebut sebagai pembocoran privasi secara sukarela.

Sudah diramalkan

Jauh hari sebelum merebaknya pembocoran informasi rahasia oleh WikiLeaks, para ahli informasi telah meramalkan bahwa di era kemajuan pesat TIK akan sulit bagi siapa pun untuk mengamankan informasi.

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.