Polisi Terus Selidiki Kematian Alfrets

Kompas.com - 21/12/2010, 05:07 WIB
Editor

AMBON, KOMPAS - Polisi hingga hari Senin (20/12) kemarin masih menyelidiki penyebab tewasnya Alfrets Mirulewan (28), wartawan tabloid Pelangi, di Kisar, Maluku Barat Daya, Maluku. Terkait kasus ini, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Maluku berencana memanggil Kepala Kepolisian Daerah Maluku Brigadir Jenderal (Pol) Syarief Gunawan hari ini.

Sebagaimana diberitakan, Alfrets ditemukan tewas di dekat Dermaga Pantai Nama, Pulau Kisar, Jumat pekan lalu sekitar pukul 03.00 WIT. Diduga, kematiannya ini berkaitan dengan peliputan soal kelangkaan bahan bakar minyak.

Kepala Kepolisian Resor Maluku Tenggara Barat Ajun Komisaris Besar Aris Budiarsa yang dihubungi kemarin mengatakan, meski sudah 17 orang yang diperiksa dalam kasus ini, polisi belum berani menyimpulkan penyebab kematian Alfrets. ”Dari pemeriksaan 17 saksi, ada dua orang yang mengaku melihat Alfrets dalam kondisi mabuk di Dermaga Pantai Nama, Kisar, Rabu (15/12) dini hari,” paparnya.

Kemarin, sekitar 50 wartawan dari berbagai media massa di Ambon berunjuk rasa di Gedung DPRD Maluku. Wartawan yang tergabung dalam Maluku Media Center itu menuntut DPRD memanggil Kepala Polda Maluku. ”Kami meminta ada dukungan politik dari DPRD agar pengusutan kasus ini bisa tuntas,” kata Insany Syahbarwati, Koordinator Maluku Media Center.

Menanggapi tuntutan itu, Wakil Ketua DPRD Maluku Zaid M Assagaff dan perwakilan empat komisi di DPRD Maluku berjanji akan memanggil Kepala Polda Maluku, Selasa ini. (apa)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.