Lagi, Pesawat Siluman AS Bunuh 7 Sipil

Kompas.com - 17/12/2010, 00:49 WIB
Editoryuli

PESHAWAR, KOMPAS.com - Serangan rudal oleh pesawat siluman milik Amerika Serikat menewaskan tujuh orang di daerah suku Khyber, Pakistan, Kamis (16/12/2010), kata sejumlah pejabat keamanan setempat.

Washington menganggap kawasan suku Pakistan sebagai markas global Al-Qaeda dan pelenyapan ancaman militan sangat penting untuk mencapai kemenangan dalam perang sembilan tahun terhadap Taliban di Afghanistan.

Sejumlah pejabat Pakistan mengatakan, sebuah pesawat tak berawak AS menembakkan rudal yang menghancurkan sebuah kendaraan yang membawa tujuh militan di daerah Spin Darang di lembah Tirah, Khyber, yang berbatasan dengan Afghanistan.

"Itu serangan pesawat tak berawak. Tujuh militan yang sedang bepergian dengan kendaraan tersebut tewas dalam serangan itu," kata seorang pejabat keamanan di Peshawar.

Seorang pejabat keamanan lain mengatakan, semua korban tewas adalah militan Taliban setempat. Mereka diduga berasal dari Waziristan, yang dianggap sebagai sarang Taliban dan Al-Qaeda di perbatasan dengan Afghanistan, dan distrik baratlaut, Swat, yang telah menjadi sasaran operasi besar-besaran militer Pakistan tahun lalu untuk membasmi Taliban.

Para pejabat AS mengobarkan perang dengan pesawat tak berawak terhadap para komandan Taliban dan Al-Qaeda di kawasan suku baratlaut, dimana militan bersembunyi di daerah pegunungan yang berada di luar kendali langsung pemerintah Pakistan.

Sejumlah pejabat Pakistan melaporkan, sedikitnya 21 serangan pesawat tak berawak AS menewaskan sekitar 120 orang pada September, bulan paling mematikan dalam serangan semacam itu.

Lebih dari 250 orang tewas dalam 48 serangan sejak 3 September, yang menyoroti ketegangan dengan Islamabad terkait dengan kecaman AS karena sejauh ini Pakistan tidak melancarkan ofensif darat ke Waziristan Utara.

Pejabat-pejabat AS mengatakan, pesawat tak berawak merupakan senjata sangat efektif untuk menyerang kelompok militan. Namun, korban sipil yang berjatuhan dalam serangan-serangan itu telah membuat marah penduduk Pakistan.

Lebih dari 1.150 orang tewas dalam lebih dari 140 serangan pesawat tak berawak di Pakistan sejak Agustus 2008, termasuk sejumlah militan senior. Namun, gempuran-tempuran itu telah mengobarkan sentimen anti-Amerika di negara muslim konservatif itu.

AS meningkatkan serangan rudal oleh pesawat tak berawak ke Waziristan Utara setelah seorang pembom bunuh diri Yordania menyerang sebuah pangkalan AS di seberang perbatasan di provinsi Khost, Afghanistan, pada akhir Desember, yang menewaskan tujuh pegawai CIA.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X