Anggito Abimanyu Pimpin PB Perbasi 2010-2014

Kompas.com - 14/12/2010, 05:48 WIB
Editor

jakarta, kompas - Anggito Abimanyu akhirnya terpilih sebagai Ketua Umum PB Perbasi untuk periode 2010-2014. Dalam musyawarah nasional yang diselenggarakan di Jakarta, Anggito menang mutlak dengan perolehan suara 133, unggul atas kandidat lain Azrul Ananda yang mendapat dukungan 68 suara.

Anggito Abimanyu sebelum pemilihan memaparkan, untuk pengembangan bola basket di Indonesia harus ada perubahan pola pikir dari pecundang ke pemenang. Pemimpin basket harus gemar olahraga. ”Menjadi ketua umum ini adalah niatan pribadi secara independen, netral, obyektif, dan punya waktu cukup,” ujarnya.

Anggito memastikan akan membuat kompetisi tahunan secara reguler, serta harmonisasi program kompetisi dan pembinaan melalui jalur klub dan sekolah.

Ia yakin bisa meningkatkan prestasi tim nasional, mengefektifkan organisasi, bisa merangkul semua pihak, memastikan komunikasi yang lancar antara pusat dan daerah, hingga memastikan pendanaan dan perbaikan kualitas wasit dan pelatih.

Sementara itu Azrul sebelumnya berharap, PB Perbasi bisa mengerti anak muda karena basket itu identik dengan anak muda.

PB Perbasi harus jadi stimulan untuk kemajuan bola basket di tanah air. Di antaranya dengan melakukan pembinaan melalui kompetisi. Kompetisi juga sebaiknya dibuat secara berjenjang. Selain itu, PB Perbasi juga sebaiknya memfasilitasi penataran wasit dan pelatih.

Kompetisi kurang

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dalam laporan pertanggungjawaban sebagai Ketua Umum PB Perbasi periode 2006-2010, Noviantika Nasution di antaranya mengatakan, selama kepemimpinannya kompetisi bola basket untuk wanita masih kurang.

Kobanita vakum sejak tiga tahun terakhir. Selain itu, jumlah wasit dan pelatih bertaraf nasional ataupun internasional masih sangat kurang.

Untuk itu, ujar Noviantika, demi memajukan perkembangan basket Tanah Air, Noviantika mengusulkan supaya setiap pengurus provinsi harus aktif menyelenggarakan kejuaraan. Juga untuk PON 2012 sebaiknya basket three on three diusulkan masuk.

Sekjen PB Perbasi 2006-2010 Dahlan Muhammad mengatakan, munculnya dua nama kandidat ketua umum itu luar biasa. ”Kedua kandidat itu merupakan figur yang bisa dikatakan cinta dan gila basket,” ujar Dahlan.

Selama ini, kata Dahlan, ketua umum PB Perbasi selalu terpilih melalui penetapan, bukan pemilihan. ”Itu menandakan basket tetap menarik untuk diperhatikan,” ujar Dahlan. Sampai berita ini diturunkan penghitungan suara hasil pemilihan masih berlangsung. (HLN)



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.