Neil Armstrong: Tak Mudah Jelajahi Bulan

Kompas.com - 13/12/2010, 16:23 WIB
EditorTri Wahono

KOMPAS.com — Astronot Apollo 11, Neil Armstrong, baru-baru ini mengungkapkan sulitnya misi pendaratan di Bulan yang dia lakukan bersama rekannya, Buzz Aldrin, untuk kali pertama pada tahun 1969. Misi tersebut memang dilakukan sangat singkat dan mereka tidak sempat bereksplorasi lebih jauh di Bulan.

Pernyataan Armstrong menjawab Robert Krulwich, reporter National Public Radio (NPR), AS, tanggal 7 Desember 2010 yang mempertanyakan mengapa eksplorasi pertama Bulan yang dilakukan Armstrong hanya menjangkau wilayah yang sempit. Melihat tulisan yang terbit di situs NPR tersebut, Armstrong mengirim e-mail kepada Krulwich sebagai tanggapan atas pertanyaannya. Krulwich kemudian memublikasikan isi e-mail tersebut dalam sebuah tulisan berikutnya di laman NPR.

Dalam e-mail tanggapan itu, Armstrong mengungkapkan beberapa keterbatasan untuk mengeksplorasi wilayah Bulan secara lebih luas. Beberapa di antaranya adalah temperatur yang ekstrem dan ketidakpastian kemampuan spacesuit untuk melindungi.

"Para peneliti menginginkan kami berada di wilayah sekitar kamera sehingga mereka bisa belajar dari misi kami tentang bagaimana merencanakan misi selanjutnya dengan baik," Armstrong mengungkapkan keterbatasan lainnya.

Armstrong melanjutkan, "Benar bahwa kita ingin berada di atas permukaan Bulan lebih lama dan mengeksplorasi lebih luas." Ia berkata, jika ia dan rekannya memiliki waktu luang lebih, maka keduanya akan menjelajahi wilayah yang lebih luas.  

Namun, ia memaparkan, "Kami memiliki sekian eksperimen untuk dilakukan, sampel dan dokumen yang harus dikumpulkan, serta foto yang harus diambil. Waktu yang ada sudah teralokasikan untuk melakukan tugas tersebut."

Lebih lanjut, Armstrong mengungkapkan bahwa misi Apollo selanjutnya memang berhasil mengeksplorasi lebih banyak wilayah Bulan. Namun, ia mengatakan bahwa masih ada banyak wilayah yang belum terjelajahi.

"Amerika telah datang dan meneliti enam lokasi di permukaan Bulan, mulai dari yang seluas wilayah sub-urban hingga kota kecil. Namun, eksplorasi masih menyisakan 14 juta mil persegi (sekitar 36,26 juta km persegi) yang belum terjelajahi," pungkas Armstrong.

Sebelum mengirim posting-nya, Krulwich membandingkan peta pendaratan Armstrong di Bulan dengan lapangan bisbol. Ia mengatakan, Armstrong hanya berjalan di permukaan Bulan sejauh lebih kurang 100 meter dari tempat pendaratan. 



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

China Tuduh AS Berusaha 'Menghancurkan' Hong Kong lewat UU HAM dan Demokrasi

China Tuduh AS Berusaha "Menghancurkan" Hong Kong lewat UU HAM dan Demokrasi

Internasional
Berhubungan Seks dengan Remaja 17 Tahun di Mobil Patroli, Mantan Polisi Ini Ditangkap

Berhubungan Seks dengan Remaja 17 Tahun di Mobil Patroli, Mantan Polisi Ini Ditangkap

Internasional
Sandera 3 Nelayan Indonesia, Kelompok Abu Sayyaf Minta Tebusan Rp 8 Miliar

Sandera 3 Nelayan Indonesia, Kelompok Abu Sayyaf Minta Tebusan Rp 8 Miliar

Internasional
Jalankan Bisnis Penipuan Online dari Penjara, Napi Ini Raup Rp 14 Miliar

Jalankan Bisnis Penipuan Online dari Penjara, Napi Ini Raup Rp 14 Miliar

Internasional
Pelatih Kebugaran Meksiko Ini Ditemukan Tewas Ditembak dan Ditikam di Rumahnya

Pelatih Kebugaran Meksiko Ini Ditemukan Tewas Ditembak dan Ditikam di Rumahnya

Internasional
Kim Jong Un Tolak Undangan dari Presiden Korea Selatan

Kim Jong Un Tolak Undangan dari Presiden Korea Selatan

Internasional
Didesak Indonesia, DK PBB Keluarkan Status Ilegal Pemukiman Israel di Palestina

Didesak Indonesia, DK PBB Keluarkan Status Ilegal Pemukiman Israel di Palestina

Internasional
Video Ungkap Momen Polisi Selamatkan Bocah 8 Tahun yang Diculik

Video Ungkap Momen Polisi Selamatkan Bocah 8 Tahun yang Diculik

Internasional
Berkunjung ke Thailand, Paus Fransiskus Temui Pemimpin Tertinggi Agama Buddha

Berkunjung ke Thailand, Paus Fransiskus Temui Pemimpin Tertinggi Agama Buddha

Internasional
Akhirnya, DPR AS Sahkan UU Mendukung HAM dan Demokrasi Hong Kong

Akhirnya, DPR AS Sahkan UU Mendukung HAM dan Demokrasi Hong Kong

Internasional
Trump Disebut Perintahkan Tekan Ukraina untuk Selidiki Joe Biden

Trump Disebut Perintahkan Tekan Ukraina untuk Selidiki Joe Biden

Internasional
Takut Harga Minyak Naik, Trump Tak Menentang Putra Mahkota Saudi soal Pembunuhan Khashoggi

Takut Harga Minyak Naik, Trump Tak Menentang Putra Mahkota Saudi soal Pembunuhan Khashoggi

Internasional
Israel Gelar 'Serangan Skala Besar' terhadap Iran di Suriah

Israel Gelar "Serangan Skala Besar" terhadap Iran di Suriah

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Rudal Iran Tak Tertandingi di Timur Tengah | Pria 74 Tahun Ceraikan Istri 21 Tahun

[POPULER INTERNASIONAL] Rudal Iran Tak Tertandingi di Timur Tengah | Pria 74 Tahun Ceraikan Istri 21 Tahun

Internasional
Gajah Bernama Osama bin Laden Ini Mati Setelah Injak 5 Orang hingga Tewas

Gajah Bernama Osama bin Laden Ini Mati Setelah Injak 5 Orang hingga Tewas

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X