Pariwisata DIY Terbaik

Kompas.com - 13/12/2010, 09:21 WIB
Editor

YOGYAKARTA, KOMPAS - Provinsi DIY dapat penghargaan sebagai provinsi terbaik dalam pengembangan pariwisata. Penghargaan diraih dari Indonesia Tourism Award 2010 berdasarkan hasil survei majalah SWA.

Kepala Dinas Pariwisata DIY Tazbir menuturkan, penghargaan itu diterima 2 Desember lalu di Jakarta. ”Semoga bisa lebih memotivasi sehingga pengembangan pariwisata DIY semakin baik,” katanya, Minggu (12/12).

Menurut dia, penghargaan tersebut diperoleh DIY dari hasil survei terhadap 1.600 responden wisatawan lokal dan mancanegara. Responden yang mengikuti survei berada di 25 kota.

Penghargaan Indonesia Tourism Award 2010 juga didapat Kota Yogyakarta sebagai ”Kota Terfavorit” dan ”Kota dengan Pelayanan Terbaik”.

Penghargaan tersebut menambah daftar penghargaan yang telah diterima DIY di bidang pariwisata. Tahun 2009, DIY menerima penghargaan sebagai ”Indonesia Best Destination” dalam Indonesia Tourism Award 2009. Selain itu, DIY juga menjadi daerah tujuan wisata MICE terbaik 2009 versi majalah Venue.

Ketua Forum Silaturahmi Insan Pariwisata Indonesia (Fosipa) Sarbini menuturkan, penghargaan itu memberikan kebanggaan tersendiri bagi pelaku wisata di DIY.

Berbenah

Meski begitu, tidak ada yang benar-benar sempurna. Masih banyak hal yang harus dibenahi dalam pengembangan pariwisata DIY. Salah satunya adalah pengembangan desa wisata yang dampaknya langsung dirasakan masyarakat pedesaan. Sampai saat ini, koordinasi antarlembaga di pemerintahan dirasa kurang sehingga kunjungan ke desa wisata masih minim. ”Pascaerupsi Merapi ini, gambaran desa wisata juga terpengaruh. Harus ada upaya bersama memperbaiki gambaran tersebut,” tuturnya.

Secara terpisah, Ketua Jogja Touris Forum (JTF) Djulkarnain menuturkan, kondisi pariwisata DIY pascaerupsi Merapi belum pulih seperi semula. Oleh karena itu, JTF yang mewadahi para pelaku wisata di bidang hotel, biro perjalanan, maupun pengelola taman wisata sepakat untuk menggencarkan promosi tentang kondisi DIY.

Menurut Djulkarnain, pihaknya telah mengundang jurnalis dari sejumah media nasional untuk mengunjungi obyek wisata utama seperti Candi Borobudur dan Prambanan, Jalan Malioboro, maupun Keraton Yogyakarta. Mereka juga diajak mengikuti lava tour di Sleman.

Dalam waktu dekat, pihaknya juga akan memandu jurnalis dari negara di Asia Tenggara seperti Singapura, Malaysia, dan Thailand. (ARA)

 

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.