Pengebom Bunuh Diri Tewaskan Empat Orang

Kompas.com - 30/11/2010, 13:23 WIB
EditorEgidius Patnistik

PESHAWAR, KOMPAS.com - Seorang pengebom bunuh diri meledakkan dirinya di dekat sebuah kantor polisi di Pakistan barat laut, Selasa (30/11). Serangan itu menewaskan seorang anak dan tiga orang lainnya, kata para pejabat.

Serangan tersebut terjadi di kota kecil Bannu, yang terletak di dekat wilayah sabuk suku tanpa hukum di perbatasan Afganistan, wilayah yang Washington cap sebagai pusat markas global jaringan teroris Al Qaeda dan daerah yang paling berbahaya di bumi. "Itu merupakan serangan bunuh diri. Pengebom datang dengan berjalan kaki dan meledakkan dirinya di dekat mobil polisi di dekat kantor polisi," kata Kepala Polisi Bannu, Iftikhar Khan.

"Korban tewas empat orang. Mereka termasuk seorang anak berusia sembilan tahun, seorang pejabat polisi dan dua pejalan kaki. Sebelas orang terluka," kata Khan kepada AFP.

Para pejabat mengatakan pada awalnya, hanya dua orang yang meninggal. "Mobil van kami menjadi sasaran ledakan itu," kata pejabat polisi Raza Khan kepada AFP. Seorang petugas  rumah sakit, Nisar Khan, juga menyebutkan korban tewas jadi empat orang. Tidak ada yang mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut, tetapi militan Taliban sering membom pasukan keamanan pemerintah di wilayah barat laut itu.

Sekitar 4.000 orang telah tewas dalam serangan bunuh diri dan bom di Pakistan sejak pasukan pemerintah menyerbu sebuah masjid ekstrimis di Islamabad tahun 2007.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X