Serpong "Surga" Baru Kuliner

Kompas.com - 28/11/2010, 13:56 WIB
EditorI Made Asdhiana

MAKAN menjadi kian menyenangkan jika rasa hidangan pas di lidah. Jadi, jangan heran jika berburu makanan menjadi tren warga kota. Bosan dengan Jakarta? Cobalah Anda menjelajah dan mencecap makanan di Serpong, Tangerang Selatan. Berjuta pilihan masakan dengan suasana baru tersaji di kawasan Bumi Serpong Damai hingga Alam Sutra.

Tahun 1988, Serpong hanyalah hamparan hutan karet tidak produktif. Jalan menuju hutan karet ini hanya jalan tanah tanpa aspal. Setelah kawasan itu dibuka, dengan pembangunan kawasan Bumi Serpong Damai (BSD) sebagai kota mandiri, muncul pula kawasan baru, yakni Alam Sutra.

Kondisi itu secara tidak langsung ikut menggairahkan kehidupan wisata kuliner di wilayah tersebut. Setahun terakhir, Ser- pong menjadi magnet baru dunia wisata kuliner. Tempat makanan bertumbuh bak jamur di musim hujan sehingga mudah mencari makan di kawasan ini.

Banyak pilihan tempat makan di BSD, mulai dari kelas kaki lima hingga restoran. Tentu berbeda variasi tempat, menu, dan harga makanan. Untuk kelas menengah ke atas, Teras Kota adalah salah satu pilihan. Di lantai satu dalam gedung itu ada berbagai tempat menyajikan penganan, makanan nusantara hingga sajian mancanegara.

Seperti Kafe Betawi dengan sejumlah variasi menu masakan khas daerah tersebut. Ada juga Warung Saribanon yang menawarkan masakan nusantara dengan menu dari nama sejumlah daerah di Indonesia, seperti Bali, Jawa, dan Betawi.

”Kami juga menawarkan sejumlah menu dengan nama unik sehingga mengundang rasa ingin tahu yang lebih besar dari pengunjung,” kata Deddy, pengelola Saribanon di Teras Kota.

Ada juga menu masakan Jepang di Sushi Misei Resto dengan variasi dan modifikasi menu masakan khas Negeri Sakura itu. Pencinta kuliner oriental sebaiknya mencicipi masakan di Red Bean.

Kurang dari 10 menit dari Teras Kota, tepatnya di belakang pul bus trans BSD, ada tempat wisata kuliner lebih merakyat, yakni Taman Jajan di Jalan Griya Loka Sektor 13.

Pusat rekreasi dan jajanan di atas lahan seluas 3 hektar itu buka mulai pukul 08.00 hingga tengah malam. Menariknya lagi, harga makanan di situ lebih murah dibandingkan pusat jajanan lain di BSD.

Bergeser dari Taman Jajan, BSD menawarkan wisata kuliner malam hari di Pasar Modern. Kawasan lokasi makanan berupa tenda-tenda biru di pelataran parkir Pasar Modern ini mengelilingi ruko-ruko di pasar itu.

Halaman:
Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.