Pesawat Barang Jatuh, 8 Tewas

Kompas.com - 28/11/2010, 05:54 WIB
EditorJimmy Hitipeuw

KARACHI, KOMPAS.com - Sebuah pesawat yang mengangkut delapan orang jatuh pada Minggu (28/11/2010) dini hari waktu setempat di sebuah wilayah permukiman penduduk di Karachi, kota terbesar Pakistan, sehingga menyebabkan sejumlah bangunan terbakar.  Menteri Kesehatan Provinsi Sagheer Ahmed mengatakan pada Reuters, tiga jenazah telah ditemukan. Sementara Televisi Express 24/7 menyebutkan 10 orang tewas.
    
Otoritas Penerbangan Sipil setempat mengatakan  pesawat barang buatan Rusia yang akan menuju Sudan itu jatuh setelah bertolak dari bandara Karachi.  Pesawat itu menghantam sebuah bangunan yang sedang dibangun di sebuah kompleks perumahan angkatan laut. Beberapa bangunan tak berpenghuni di sekitar wilayah kecelakaan terbakar. Para petugas penyelamat dan pemadam kebakaran  berjuang memadamkan kobaran api yang sangat besar.
    
Nisar Ali sedang duduk di rumahnya dengan teman-temannya sekitar satu kilometer jauhnya. "Pertama kami mengira itu nyala api dan kemudian kami lari ke tempat tersebut dan menyadarinya kemudian sebagai kecelakaan," katanya.
    
Pada 5 November lalu, sebuah pesawat ringan yang disewakan pada sebuah perusahaan minyak internasional jatuh setelah bertolak dari bandara Karachi, sehingga menewaskan semua 21 penumpangnya. Sementara sebuah pesawat penumpang jatuh dalam hujan deras dekat Islamabad Juli lalu sehingga menewaskan semua 152 orang di pesawat itu dan menoreh catatan sebagai kecelakaan penerbangan terburuk di Pakistan.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X