Myanmar Dipastikan Bebaskan Suu Kyi

Kompas.com - 12/11/2010, 10:47 WIB
EditorEgidius Patnistik

YANGON, KOMPAS.com - Junta militer Myanmar pastikan pembebasan pemimpin oposisi Aung San Suu Kyi yang masih ditahan pada beberapa hari mendatang, kata para pejabat di negara itu, Jumat (12/11), setelah pemilihan umum yang kontroversial. "Pihak berwenang akan membebaskannya. Itu pasti," kata seorang pejabat pemerintah yang minta tak disebut namanya kepada AFP.

Pengacara berusia 65 tahun peraih Hadiah Nobel Perdamaian yang menghabiskan dua dasawarsa terakhir waktunya dalam tahanan itu, menurut pejabat tersebut, Sabtu besok habis masa tahanan rumahnya. "Dia akan dibebaskan seperti yang direncanakan," kata pejabat pemerintah lainnya yang juga menolak disebut namanya. "Kami hanya menunggu waktu untuk membebaskannya."

Penahanan Suu Kyi diperpanjang sejak Agustus tahun lalu terkait insiden yang aneh di mana seorang warga Amerika tak diundang berenang ke rumahnya yang terletak di tepi danau. "Kami percaya, pihak berwenang akan membebaskan dia, tapi kami belum mendapat konfirmasi apapun. Mereka tidak bisa memperpanjang penahanannya menurut hukum," kata salah seorang pengacaranya, Nyan Win. "Mereka harus melepaskan dia demi negeri ini," tambahnya.

Putri pendiri Myanmar, Jenderal Aung San, itu membawa partai Liga Nasional Demokrasi (NLD) untuk memenangi pemilihan umum dua dekade lalu, tapi partai itu tidak pernah diizinkan untuk berkuasa.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X