Warga Kristen Irak Jadi Sasaran Kekerasan - Kompas.com

Warga Kristen Irak Jadi Sasaran Kekerasan

Kompas.com - 10/11/2010, 18:07 WIB
KOMPAS.com — Rentetan bunyi bom dan mortir masih bergemuruh di tiga lokasi berdekatan di barat Baghdad. Di ibu kota Irak itu, sebagaimana laporan AP dan AFP pada Rabu (10/11/2010), serangan menyasar warga Kristen Irak di Kamp Sara, Jalan Sinaa dan al-Ghadeer.
Total, serangan terjadi di enam distrik yang kebanyakan warganya adalah orang Kristen. Selain menelan korban jiwa, sedikitnya 24 orang terluka. ''Dua mortir dan 10 bom rakitan menyasar rumah warga Kristen di beberapa kawasan Baghdad antara 06.00 dan 08.00 (10.00 dan 12.00 WIB),'' kata pejabat Irak.
Warga Kristen Irak yang kebanyakan berasal dari bermacam aliran Nasrani kuno berbondong-bondong meninggalkan negara Timur Tengah tersebut sejak invasi militer pimpinan Amerika Serikat. Lebih kurang 600.000 jiwa warga Kristen masih bertahan.
Seorang sumber di kementerian dalam negeri Irak, yang dikutip Reuters tanpa menyebutkan jati dirinya, mengatakan, serangan-serangan tersebut terkait langsung dengan pendudukan katedral.
Tindak kekerasan berlangsung, sementara para elite politik mengakhiri perundingan tingkat tinggi tanpa kesepakatan mengenai cara menyelesaikan krisis politik di negara mereka. Para pemimpin politik Irak telah merundingkan pembentukan pemerintah baru sejak pemilihan umum pada bulan Maret.


EditorJosephus Primus

Terkini Lainnya

Bupati Pakpak Bharat Diduga Instruksikan Semua Kepala Dinas untuk Atur Pengadaan

Bupati Pakpak Bharat Diduga Instruksikan Semua Kepala Dinas untuk Atur Pengadaan

Nasional
Tiba di Surabaya, Jokowi Langsung Jalan-jalan ke Tunjungan Plaza

Tiba di Surabaya, Jokowi Langsung Jalan-jalan ke Tunjungan Plaza

Nasional
Cerita Fatmawati dan 5 Putrinya Lolos dari Kebakaran Hebat di Rumahnya

Cerita Fatmawati dan 5 Putrinya Lolos dari Kebakaran Hebat di Rumahnya

Regional
'Jangan Sampai Ambisi Pribadi Rusak Tata Negara di Indonesia'

"Jangan Sampai Ambisi Pribadi Rusak Tata Negara di Indonesia"

Nasional
Uang Suap Bupati Pakpak Bharat Diduga untuk Amankan Kasus Hukum Istrinya

Uang Suap Bupati Pakpak Bharat Diduga untuk Amankan Kasus Hukum Istrinya

Nasional
Bupati Pakpak Bharat Diduga Terima Suap Rp 550 Juta dari Kontraktor

Bupati Pakpak Bharat Diduga Terima Suap Rp 550 Juta dari Kontraktor

Nasional
Kim Jong Un Ingin Memodernisasi Pabrik Kaca Taegwan

Kim Jong Un Ingin Memodernisasi Pabrik Kaca Taegwan

Internasional
Titik Terang Misteri Kematian Bapak dan Anak Asal Lahat di Sukabumi

Titik Terang Misteri Kematian Bapak dan Anak Asal Lahat di Sukabumi

Regional
KPK Tetapkan Bupati Pakpak Bharat dan Kepala Dinas PUPR sebagai Tersangka

KPK Tetapkan Bupati Pakpak Bharat dan Kepala Dinas PUPR sebagai Tersangka

Nasional
Warga Keluhkan Pasangan Mesum di Rumah Kos, Polisi Amankan 4 Mahasiwa

Warga Keluhkan Pasangan Mesum di Rumah Kos, Polisi Amankan 4 Mahasiwa

Regional
Mayat Laki-laki Tanpa Identitas Dalam Drum Ditemukan Pemulung di Bogor

Mayat Laki-laki Tanpa Identitas Dalam Drum Ditemukan Pemulung di Bogor

Regional
Puting Beliung Terjang Madiun, Empat Rumah Rata dengan Tanah

Puting Beliung Terjang Madiun, Empat Rumah Rata dengan Tanah

Regional
Tunawisma Pahlawan dalam Serangan Melbourne Kini Diseret ke Pengadilan

Tunawisma Pahlawan dalam Serangan Melbourne Kini Diseret ke Pengadilan

Internasional
Tiba di Surabaya dari Papua, Ini Agenda Kunjungan Kerja Jokowi Senin Besok

Tiba di Surabaya dari Papua, Ini Agenda Kunjungan Kerja Jokowi Senin Besok

Nasional
3 Fakta Unik Harimau Sumatera 'Atan Bintang', Disebut Pintar hingga Sulit Dievakuasi

3 Fakta Unik Harimau Sumatera 'Atan Bintang', Disebut Pintar hingga Sulit Dievakuasi

Regional

Close Ads X