Junta Dituduh Curang

Kompas.com - 05/11/2010, 16:50 WIB
EditorEgidius Patnistik

YANGON, KOMPAS.com - Dua partai oposisi Myanmar, Jumat (5/11), menuduh kelompok politik yang mewakili rezim militer menipu dan mengancam para pemilih menjelang pemilu pertama negara itu dalam dua dasawarsa terakhir.

Partai Demokrat (Myanmar) dan Kekuatan Demoktik Nasional (NDF) mengeluh bahwa Partai Uni Solidaritas dan Pembangunan (USDF) secara tidak sah mendahului pemungutan suara untuk pemilu yang baru akan digelar Minggu (7/11). Ketua Partai Demokrat, Thu Wa, mengemukakan kepada AFP, partainya telah mengirim surat kepada Komisi Pemilihan di ibu kota  Naypyidaw  yang mengutarakan tuduhan-tuduhan itu, sementara NDF membuat tuduhan-tuduhan yang sama tetapi belum mengajukan protes resmi.



25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X