B2W Indonesia Ajak Warga Gunakan Sepeda - Kompas.com

B2W Indonesia Ajak Warga Gunakan Sepeda

Kompas.com - 29/10/2010, 16:18 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Akibat banjir beberapa hari lalu, ruas jalan utama di wilayah Jakarta dan sekitarnya dilanda banjir dan macet parah. Keadaan tersebut semakin memperparah buruknya sistem transportasi di Jakarta.

Untuk bisa mengatasi masalah tersebut, Komunitas Pekerja Bersepeda (Bike to Work/B2W) Indonesia mengajak masyarakat untuk mengganti kendaraan bermotor dengan sepeda.   Terkait dengan itu, B2W akan mengadakan acara sepeda bersama yang bertajuk "Kelap-Kelips", Jumat (29/10/2010) malam ini.

Kegiatan ini, menurut Ketua Umum B2W Indonesia Toto Sugito, sudah dilakukan delapan kali. "Kegiatan ini merupakan agenda bulanan yang menjadi kegiatan rutin kampanye mengajak masyarakat untuk menggunakan sepeda ke tempat kerja atau beraktivitas," ujar Toto.

Acara tersebut akan dihadiri sekitar 300 pesepeda dengan beragam jenis sepeda, mulai dari sepeda gunung (MTB), sepeda lipat, Fixie, onthel, BMX, Downhill, dan Low Rider.

Tempat start kegiatan gowes bersama itu di fX Lifestyle X’nter di Jalan Sudirman, Jakarta, pada pukul 19.00 WIB.

Rute yang akan dilalui yaitu Jalan Sudirman – Bundaran Hotel Indonesia – Bundaran Ratu Plaza – Hang Lekir – Gudeg Kandjeng – Rumah Sakit Pusat Pertamina – dan berakhir di Rumah Sepeda Indonesia di Jalan Ahmad Dahlan, Jakarta.

"Kami sangat prihatin dengan adanya musibah banjir yang baru-baru ini melanda wilayah Jakarta dan sekitarnya. Tentu banyak faktor yang menyebabkan hal itu terjadi. Salah satunya curah hujan yang sangat tinggi, namun daerah resapan air yang kurang terorganisir dengan baik. Belum lagi kondisi jalan di Jakarta yang hampir setiap harinya dipenuhi oleh kendaraan bermotor dari pagi hingga malam hari, otomatis membuat lalu lintas macet total," ujar Toto Sugito.

Selain melakukan kampanye penggunaan sepeda sebagai alat transportasi alternatif, B2W juga memfasilitasi kegiatan ini sebagai ajang silaturahim dengan sesama pesepeda.

Selain silaturahim, juga dilakukan pemberian materi pengetahuan tentang keamanan bersepeda di jalan raya.

 

 

 

 

 

 


EditorR Adhi KSP

Terkini Lainnya

Ini Hasil Proses Verifikasi Kelengkapan Berkas Bacaleg DPR oleh KPU

Ini Hasil Proses Verifikasi Kelengkapan Berkas Bacaleg DPR oleh KPU

Nasional
KPU Antisipasi jika MK Kabulkan Uji Materi 'Presidential Threshold'

KPU Antisipasi jika MK Kabulkan Uji Materi "Presidential Threshold"

Nasional
Rekam Video saat Mengebut hingga 304 Km/Jam, Pria Inggris Dipenjara

Rekam Video saat Mengebut hingga 304 Km/Jam, Pria Inggris Dipenjara

Internasional
'Jika Pemkabnya Lemot Ngikutin Kebijakan Uji Kir, Ya Saya Tinggalkan'

"Jika Pemkabnya Lemot Ngikutin Kebijakan Uji Kir, Ya Saya Tinggalkan"

Regional
Buat Game Anti Korupsi, SMK Telkom Juara 2 Lomba Game Edukasi Amerika

Buat Game Anti Korupsi, SMK Telkom Juara 2 Lomba Game Edukasi Amerika

Edukasi
CCTV di Sekitar Rumah Mardani Ali Sera Tak Merekam Pelemparan Bom Molotov

CCTV di Sekitar Rumah Mardani Ali Sera Tak Merekam Pelemparan Bom Molotov

Megapolitan
Demokrat Pastikan Tak Usung Caleg Mantan Napi Kasus Korupsi

Demokrat Pastikan Tak Usung Caleg Mantan Napi Kasus Korupsi

Nasional
Beredar Video Turis China Punguti Kerikil Berkilau di Pantai Rusia

Beredar Video Turis China Punguti Kerikil Berkilau di Pantai Rusia

Internasional
Pemerintah Siap Terbitkan Enam PP sebagai Amanat UU Antiterorisme

Pemerintah Siap Terbitkan Enam PP sebagai Amanat UU Antiterorisme

Nasional
Polisi: Korban Keracunan di Kelapa Gading karena Gas CO, Bukan CO2

Polisi: Korban Keracunan di Kelapa Gading karena Gas CO, Bukan CO2

Megapolitan
Menristekdikti: Tingkatkan Daya Saing dengan Basis Riset dan Teknologi

Menristekdikti: Tingkatkan Daya Saing dengan Basis Riset dan Teknologi

Edukasi
Polisi Periksa Tiga Saksi Terkait Kasus Keracunan Gas di Kelapa Gading

Polisi Periksa Tiga Saksi Terkait Kasus Keracunan Gas di Kelapa Gading

Megapolitan
Korban Keracunan Gas di Kelapa Gading Ada 17 Orang, Ini Penyebabnya

Korban Keracunan Gas di Kelapa Gading Ada 17 Orang, Ini Penyebabnya

Megapolitan
Pria Berpisau Serang Penumpang Bus di Jerman, Delapan Orang Luka

Pria Berpisau Serang Penumpang Bus di Jerman, Delapan Orang Luka

Internasional
Ketum Golkar Hormati Kalla Terkait Uji Materi Masa Jabatan Cawapres

Ketum Golkar Hormati Kalla Terkait Uji Materi Masa Jabatan Cawapres

Nasional

Close Ads X