Mohammad Nama Bayi Terpopuler di Inggris

Kompas.com - 29/10/2010, 08:40 WIB
EditorEgidius Patnistik

LONDON, KOMPAS.com — Mohammad merupakan nama bayi terpopuler di Inggris tahun lalu. Hal itu memang tidak tampak jelas pada data yang dikeluarkan kantor Statistik Nasional minggu ini. Lembaga itu, Rabu, mengumumkan, Oliver merupakan nama tunggal paling populer untuk anak laki-laki yang lahir tahun 2009.

Namun, sebuah analisis CNN terhadap 4.500 nama anak laki-laki menunjukkan bahwa, jika ejaan yang berbeda dari nama tersebut disatukan maka Mohammad berada di urutan pertama. Oliver dan variasinya berada di urutan kedua, diikuti Jack, Thomas, Charles, Harry, William, dan Daniel.

Menurut Pew Forum on Religion & Public Life, Inggris memiliki sekitar 4,6 persen penduduk Muslim atau sekitar 2,9 juta orang. Warga Muslim Inggris berkecenderungan kuat untuk memberi nama anak mereka dengan Mohammad.

"Alasan pertama mengapa orang memberi nama anak-anak dengan nama Mohammad karena cinta mereka terhadap Nabi Mohammad karena mereka ingin meniru dia," kata Imam Abdullah al-Hasan dari Masjid London Timur. "Mereka ingin meniru dia tidak hanya melalui perilaku dan tindakan, tetapi juga namanya," kata imam itu, yang berpikir untuk menamai anaknya sendiri yang baru lahir dengan nama Mohammad juga.

Populasi orang Muslim meningkat pesat di Eropa Barat dalam 20 tahun terakhir, kata Pew Forum on Religion & Public Life. Tahun 1990, jumlah orang Muslim masih kurang dari 10 juta orang, saat ini jumlahnya meningkat menjadi sekitar 17 juta, kata lembaga think tank itu dalam sebuah laporan bulan lalu.

Perkembangan tersebut disertai ketegangan, mulai dari kekerasan rasial seperti di sebagian wilayah Inggris hingga pembatasan secara hukum seperti melarang burkak di Perancis dan melarang menara di Swiss.

Namun, Al-Hasan mengatakan, Inggris tidak perlu takut. "Satu pesan yang ingin saya berikan kepada mereka adalah bahwa Anda tidak perlu heran. Anda tidak perlu takut. Anda tidak perlu ketakutan atau apa pun semacamnya," katanya. "Ini menunjukkan bahwa Islam hadir di sini untuk tinggal di Inggris. Islam berada di sini untuk tinggal di Eropa. Ini bukan makhluk asing bagi masyarakat Barat. Islam tidak asing untuk konteks Inggris."

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.