22 Imigran Kabur dari Rudenim Denpasar

Kompas.com - 20/10/2010, 19:18 WIB
EditorI Made Asdhiana

DENPASAR, KOMPAS.com - Sebanyak 22 imigran gelap asal Timur Tengah dari 62 Imigran yang ditahan di rumah detensi imigrasi (Rudenim) Denpasar melarikan diri dengan cara menjebol tralis ruang tahanan pada Senin (18/10/2010) dini hari. Sebelum kabur mereka sempat mengamuk dengan berteriak-teriak hingga memecahkan kaca kantor Rudenim.

“Awalnya mereka ribut bahkan sampai ada yang berteriak,” ujar Plt. Kepala Rudenim Denpasar, Amir Fatah saat dihubungi Rabu (20/10/2010).

Meski petugas sudah berusaha menenangkan mereka, namun karena jumlahnya terbatas suasana semakin tak terkendali.

“Ini memang karena personel kami yang terbatas. Saat kejadian petugas hanya ada 4 orang saja," imbuh Amir.

Setelah mengamuk, tidak berselang berapa lama para imigran yang kebanyakan berasal dari Afganistan ini kemudian kabur dengan menarik teralis jeruji ruang tahanan Rudenim.

“Hanya dengan cara itu mereka bisa kabur,” kata Amir.

Karena tembok dinding belakang tidak dilengkapi kawat berduri dan tidak terlalu tinggi, para imigran ini dengan mudah melompati tembok tersebut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Saat ini pihak Imigrasi telah meminta bantuan aparat kepolisian untuk menangkap para imigran tersebut. Para imigran yang kabur ini merupakan kelompok Afganistan yang ditangkap di Kuta beberapa waktu lalu.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.