MacKillop, Orang Suci Pertama Australia - Kompas.com

MacKillop, Orang Suci Pertama Australia

Kompas.com - 18/10/2010, 07:48 WIB

VATICAN CITY, KOMPAS.com Puluhan ribu peziarah memadati Lapangan Santo Petrus, Vatikan, Minggu (17/10/2010), untuk kanonisasi (penetapan oleh gereja Katolik bahwa seseorang menjadi santa/santo) dari orang kudus pertama Australia dan seorang bruder Kanada yang dianggap sebagai ”pekerja mukjizat”.

Empat orang lain, dari Polandia, Italia, dan Spanyol, juga dinyatakan sebagai orang kudus dalam sebuah misa yang dipersembahkan oleh Paus Benediktus XVI dan hampir 50 kardinal, uskup, dan pastor lainnya itu.

Sorak-sorai terdengar dari tengah massa ketika nama Mary MacKillop diumumkan. Hal tersebut menjadi bukti bahwa cukup banyak warga Australia yang datang pada upacara di Vatikan itu untuk merayakan biarawati abad ke-19 itu.

Pihak berwenang Vatikan memperkirakan ada sekitar 6.000 peziarah Australia di antara 50.000 orang yang memadati lapangan untuk mengikuti misa kanonisasi itu.

Di Australia, ribuan pengagum MacKillop lainnya berkumpul pada hari Minggu di kapel Sydney, tempat dia dimakamkan dan di Katedral Katolik Sydney.

Lahir pada tahun 1842, MacKillop tumbuh besar dalam kemiskinan sebagai anak pertama dari delapan bersaudara, anak keluarga imigran Skotlandia. Dia pindah ke kota Penola di Australia selatan untuk menjadi seorang guru. Dia mengundang kaum miskin dan Aborigin di daerah itu untuk datang ke kelas gratis di bekas kandang kuda yang dijadikan tempat mengajar.

Dia ikut mendirikan ordonya, Kongregasi Biarawati Santo Josef dari Hati Suci, itu dengan tujuan melayani kaum miskin, kaum sakit, dan kaum yang terpinggirkan, terutama melalui pendidikan.

MacKillop memenuhi syarat untuk menjadi orang kudus setelah Vatikan mengesahkan mukjizat kedua yang diyakini karena intersesi (perantaraan)-nya, yaitu mukjizat pada Kathleen Evans, yang sembuh dari kanker paru-paru dan otak tahun 1993.

Dalam sebuah pernyataan hari Minggu, Evans mengatakan, dia terilhami oleh teladan hidup MacKillop. Dia merasa bersyukur atas kesembuhannya dan merasa bersukacita bahwa teladan MacKillop kini diketahui oleh orang lain.

Veronica Hopson (72) adalah mukjizat MacKillop yang pertama, sembuh dari leukemia pada tahun 1961. Setelah hampir setengah abad membisu mengenai kasusnya, dia berbicara pada acara Minggu Malam di stasiun televisi Channel Seven, Australia. ”Saya merasa sangat beruntung bahwa saya mendapat kesempatan untuk menjalani hidup, memiliki sebuah keluarga, memiliki cucu-cucu, jadi itulah sebuah mukjizat.”

Bendera Quebec juga tampil menonjol di Lapangan Santo Petrus mendukung Bruder Andre Bessette, yang menurut legenda menyembuhkan ribuan orang sakit yang berdoa dengannya di tempatnya di Montreal.

Lahir tahun 1845, dia menjadi yatim piatu pada usia 12 tahun. Setelah mengucapkan kaulnya, dia mencurahkan hidupnya untuk membantu orang lain dan memperoleh reputasi sebagai seorang penyembuh. Ketika dia meninggal pada tahun 1937 pada usia 91 tahun, sekitar 1 juta orang datang memberi penghormatan.

Menlu Australia Kevin Rudd berada di Roma untuk kanonisasi itu, seperti juga Menlu Kanada Lawrence Cannon. (AP/Reuters/AFP/DI)


EditorEgidius Patnistik

Terkini Lainnya

Ambil S-1 di Belanda? Kuliah di Minggu Pertama Langsung 'Nge-gas'!

Ambil S-1 di Belanda? Kuliah di Minggu Pertama Langsung "Nge-gas"!

Edukasi
Saudi Dilaporkan Siksa dan Lecehkan Aktivis Perempuan

Saudi Dilaporkan Siksa dan Lecehkan Aktivis Perempuan

Internasional
Beda Sikap Gubernur dan Ketua DPRD DKI soal Pembangunan Stadion BMW

Beda Sikap Gubernur dan Ketua DPRD DKI soal Pembangunan Stadion BMW

Megapolitan
Berandalan Bermotor Sukabumi Terlibat Bentrokan, Dihukum Bersihkan Tugu Adipura

Berandalan Bermotor Sukabumi Terlibat Bentrokan, Dihukum Bersihkan Tugu Adipura

Regional
5 Fakta Tewasnya CLP di Indekos Mampang: Ditemukan di Lemari hingga Luka di Kepala...

5 Fakta Tewasnya CLP di Indekos Mampang: Ditemukan di Lemari hingga Luka di Kepala...

Megapolitan
Menko PMK Pastikan Pembangunan Rumah Korban Gempa Berjalan Lancar

Menko PMK Pastikan Pembangunan Rumah Korban Gempa Berjalan Lancar

Nasional
Kuliah di Belanda Jangan Gampang 'Baper', Tahu Sebabnya?

Kuliah di Belanda Jangan Gampang "Baper", Tahu Sebabnya?

Edukasi
Berniat Menjemput Suami di Malaysia, Seorang Ibu Meninggal Usai Melahirkan di Kapal

Berniat Menjemput Suami di Malaysia, Seorang Ibu Meninggal Usai Melahirkan di Kapal

Regional
5 Turis India yang Mengemis dan Meramal di Nunukan Tak Bisa Bahasa Indonesia

5 Turis India yang Mengemis dan Meramal di Nunukan Tak Bisa Bahasa Indonesia

Regional
Trump: Kasus Pembunuhan Khashoggi Tak Pengaruhi Hubungan AS-Saudi

Trump: Kasus Pembunuhan Khashoggi Tak Pengaruhi Hubungan AS-Saudi

Internasional
Menko PMK Ungkapkan Potensi Besar Pariwisata Sumbawa Barat

Menko PMK Ungkapkan Potensi Besar Pariwisata Sumbawa Barat

Nasional
Prioritas Demokrat dan SBY yang Baru Turun Gunung Bulan Maret untuk Prabowo

Prioritas Demokrat dan SBY yang Baru Turun Gunung Bulan Maret untuk Prabowo

Nasional
Video Momen 30 Detik Saat Jokowi Dipeluk Erat Seorang Nenek

Video Momen 30 Detik Saat Jokowi Dipeluk Erat Seorang Nenek

Regional
Proses Identifikasi Korban Lion Air JT 610 yang Segera Berakhir...

Proses Identifikasi Korban Lion Air JT 610 yang Segera Berakhir...

Megapolitan
Bersemangat Lawan Hoaks, Warga Kulon Progo Bakar Ogoh-ogoh 'Butho'

Bersemangat Lawan Hoaks, Warga Kulon Progo Bakar Ogoh-ogoh "Butho"

Regional

Close Ads X