Pembangkang China Favorit Raih Nobel

Kompas.com - 08/10/2010, 15:19 WIB
EditorEgidius Patnistik

OSLO, KOMPAS.com — Seorang pembangkang China dan aktivis hak asasi manusia (HAM) Afganistan dan Rusia menjadi calon favorit peraih Nobel Perdamaian 2010 yang diumumkan Jumat ini, pada pukul 16.00 (WIB) atau 09.00 GMT.

Liu Xiaobo, yang dijatuhi hukuman 11 tahun penjara di China pada Hari Natal tahun lalu karena dinilai melakukan subversi, telah mendapat perhatian luas dan ditebak akan meraih penghargaan tahunan senilai 1,5 juta dollar itu. Nama lain yang disebut-sebut adalah perempuan aktivis HAM Afganistan, Sima Samar, dan aktivis HAM Rusia, Svetlana Gannushkina.

Perempuan terakhir yang memenangkan penghargaan itu adalah Wangari Maathai dari Kenya pada tahun 2004.

Kantor berita Norwegia, NTB, mengatakan, mantan kanselir Jerman, Helmut Kohl, juga merupakan calon yang berpotensi, terutama karena perannya dalam reunifikasi Jerman 20 tahun lalu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.