Produksi Opium Afganistan Anjlok

Kompas.com - 30/09/2010, 14:23 WIB
EditorEgidius Patnistik

KABUL, KOMPAS.com Produksi opium Afganistan, produsen narkoba terbesar di dunia, turun hampir 50 persen tahun ini karena hama. Namun, nilainya telah melonjak. Demikian sebuah laporan PBB, Kamis (30/9/2010).

"Afganistan menghasilkan sekitar 3.600 ton opium tahun ini atau hampir setengah dari produksi tahun lalu," kata Kantor PBB urusan Narkoba dan Kejahatan (UNODC).

"Namun, nilai opium Afganistan meningkat 38 persen menjadi 604 juta dollar AS di tingkat petani," demikian laporan UNODC bertajuk "Afghanistan Opium Survey 2010".

Laporan yang dirilis di Kabul itu memasukkan nilai produksi opium sebesar lima persen dari produk domestik bruto (PDB) Afganistan tahun ini. Mereka juga mengatakan bahwa angka itu lebih dari enam kali nilai gandum. Afganistan memproduksi sekitar 90 persen opium dunia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.