Suu Kyi Boleh Memilih

Kompas.com - 24/09/2010, 15:17 WIB
EditorEgidius Patnistik

YANGON, KOMPAS.com - Para pejabat Myanmar, Jumat, mengatakan, pemimpin oposisi yang ditahan, Aung San Suu Kyi, akan diperbolehkan memberikan suara dalam pemilu mendatang, meski dalam pernyataan sebelumnya dia dilarang ikut ambil bagian.

Berkaitan dengan meningkatnya kerancuan tentang hak pemenang Nobel Perdamaian itu dan penafsiran atas undang-undang pemilu, seorang pejabat mengatakan kepada AFP, "Aung San Suu Kyi dan dua pembantu rumah tangganya juga akan mendapatkan hak untuk memilih. Namun mereka tidak akan diizinkan untuk pergi keluar rumah pada hari pemilu itu."

Pejabat itu, yang minta tak disebut namanya, mengisyaratkan, "Pihak yang berwenang mungkin minta kepada mereka untuk memilih lebih dulu." Hari Senin para pejabat mengatakan, nama Suu Kyi, yang berada dalam tahanan rumah  tepi danau di Yangon, tidak muncul di dalam daftar pemilih karena dia menjalani masa pemenjaraan dan karena itu tidak berhak untuk memilih berdasarkan konstitusi Myanmar 2008. Namun pejabat lain, Jumat, membenarkan bahwa dia berhak untuk memberikan suaranya pada pemilu pertama dalam dua dasawarsa terakhir ini, yang diselenggarakan pada 7 November mendatang.

Dia mengatakan, pihak yang berkaitan tampaknya akan segera memberitahukan kepadanya. Dia mengatakan, Suu Kyi punya hak untuk memilih berdasarkan kenyataan bahwa dia berada di bawah tahanan rumah, bukan di dalam penjara.

Namun Suu Kyi, pada awal tahun ini dilarang untuk tampil sebagai calon dalam pemilu itu dengan alasan, dia sedang menjalani masa tahanan.

Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD), partainya, memutuskan untuk memboikot pemilu mendatang itu, dan mengatakan bahwa peraturan-peraturan itu tidak adil, yang mengakibatkan NLD dibubarkan oleh jenderal-jenderal yang berkuasa. NLD menang besar dalam pemilu terakhir negara itu tahun 1990, tetapi tak pernah diizinkan mengambil alih kekuasaan, dan Suu Kyi sebagian besar waktunya dalam 20 tahun terakhir dihabiskan di dalam tahanan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.