Korsel Setujui Bantuan Banjir Bagi Korut

Kompas.com - 16/09/2010, 04:30 WIB
EditorBenny N Joewono

SEOUL, KOMPAS.com - Pemerintah Korea Selatan, Rabu menyetujui rencana sejumlah organisasi kemanusiaan Korsel mengirim bantuan bagi para korban banjir di Korea Utara.

Kementerian Urusan Unifikasi menyatakan persetujuan pemerintah atas permohonan pengiriman bantuan senilai 2,24 miliar won (1,2 juta dolar) termasuk 203 ton beras itu sudah dikeluarkan hari Selasa.

"Bantuan bagi para korban banjir di Sinuiju dan Kaesong itu antara lain meliputi tepung, roti, selimut, dan mie instan," kata Juru Bicara Kementerian Urusan Unifikasi, Chun Hae-Sung.

Pengapalan pertama 400 ton tepung akan dilakukan Kamis (16/9/2010) ini.

Pekan ini, sudah dua kali kelompok-kelompok kemanusiaan Korsel mengumumkan keinginan mereka membantu para korban banjir yang melanda kota Sinuiju di perbatasan China dan Kaesong, sebuah kota kecil di utara Semenanjung Korea.

Palang Merah Korsel mengatakan, Senin, pihaknya akan mengirimkan bantuan senilai 10 miliar won, termasuk 5.000 ton beras, 10.000 ton semen dan tiga juta kemasan mie instan.

Pemerintah Korsel yang diwajibkan UU mengesahkan hubungan lintas perbatasan negara ini akan menanggung sebagian besar biaya pengiriman bantuan Palang Merah negara itu.

Korea Utara yang akan menyelenggarakan pertemuan penting partai komunis yang berkuasa telah mengadakan serangkaian tawaran damai.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.