UEFA Larang Vuvuzela

Kompas.com - 02/09/2010, 04:40 WIB
EditorTjatur Wiharyo

NYON, KOMPAS.com - UEFA melarang penggunaan vuvuzela dalam pertandingan-pertandingan resmi mereka, misalnya kualifikasi Piala Eropa 2010 Polandia Ukraina dan Liga Champions.

Vuvuzela merupakan alat musik tiup yang terkenal karena banyak digunakan selama Piala Dunia 2010 Afrika Selatan. Menurut UEFA, pemakaian vuvuzela di Piala Dunia punya kaitan dengan lingkungan sosial Afrika Selatandan sekaligus tidak relevan dengan lingkungan Eropa.

"UEFA merasa penggunaan instrumen itu tidak cocok di Eropa karena kebisingan yang ditimbulkan secara terus-menerus. Pada konteks spesifik Piala Dunia 2010 Afrika Selatan, vuvuzela menambah kesan lokal dan cerita rakyat,"

"Keajaiban sepak bola terdiri dari pertukaran emosi antara lapangan dan (penonton), di mana publik bisa menjangkau emosi pemain. UEFA menilai vuvuzela mengubah atmosfer itu secara total, menenggelamkan emosi penonton, dan mengurangi nilai pengalaman dalam menonton pertandingan," ujar UEFA. (UEFA)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.