Jika Aku WNI, Aku Pun Akan Marah

Kompas.com - 27/08/2010, 10:24 WIB
EditorHeru Margianto

Kompas.com — Dalam sebuah blog di situs Star Online, muncul tulisan dari seorang beridentitas malaysiamanaboleh.

Pemerintah menyadari mereka memperlakukan buruk orang Indonesia. Mengapa memelintir cerita dan menganggap kita tak tahu apa-apa? Saya menyarankan warga Malaysia memosisikan diri sebagai orang Indonesia agar bisa memahami perasaan 235 juta jiwa orang Indonesia. Para buruh migran di Malaysia sering menerima perlakuan buruk oleh majikan mereka. Buruh migran yang menjadi korban pun tidak mendapat perlindungan hukum dari aparat hukum Malaysia yang seharusnya melindungi mereka.

Keadaan menjadi lebih buruk karena pemerintah dan media membuat stigma buruk terhadap pekerja asing. Citra buruk itu melekat sedemikian rupa.

Dalam banyak hal, kebanyakan orang Malaysia selalu menghubungkan buruh migran sebagai orang Indonesia bergaji murah, berpendidikan rendah, banyak terlibat kejahatan sehingga tidak perlu dihormati serta bermental pemeras.

Pemahaman tersebut tidak benar sama sekali. Pandangan tersebut sangat bias dan diskriminatif. Banyak orang Indonesia yang berpendidikan tinggi ataupun menjadi pekerja migran eksekutif. Tentu saja, pekerja yang tidak terdidik akan mendapat bayaran rendah serta bekerja di negara lain seperti Malaysia.

Jumlah buruh migran di Malaysia mencapai 10 persen dari keseluruhan penduduk Malaysia. Tentu tidak heran jika 10 persen dari 100 persen angka kejahatan disumbangkan oleh pekerja asing. Di dalam media setiap hari juga muncul berita soal perampokan, pembunuhan, dan pemerkosaan yang dilakukan oleh warga Malaysia sendiri.

Jika saya orang Indonesia, saya pun akan membenci Malaysia.

Saya merasa lebih malu lagi karena Malaysia tidak mampu memahami bahwa buruh migran pun berhak atas perlindungan hukum dan hak asasinya perlu dijaga. Seorang bloger lain beridentitas PatrickJB adalah satu dari sekian banyak orang Malaysia berpandangan bias seperti itu, yang juga menulis di blog saya. Saya sedih karena orang-orang seperti itu ternyata ada.

Saya tidak akan merasa heran lagi jika Malaysia tak akan bisa menjadi tempat yang lebih baik. Karena realitas yang terjadi tidak hanya ada di hadapan saya. Kenyataan adalah realitas seperti itu adalah orang-orang seperti Anda. Realitasnya adalah Anda. 

Blog ini juga dikomentari bahwa RELA (bagian aparat Malaysia) suka memeras. (ONG)

Baca tentang


    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Kerusuhan India: Kisah Pria yang Dipukuli karena Berjenggot dan Pakai Gamis

    Kerusuhan India: Kisah Pria yang Dipukuli karena Berjenggot dan Pakai Gamis

    Internasional
    Dampak Virus Corona, Cathay Pacific dan Singapore Airlines Liburkan Pegawainya Tanpa Dibayar

    Dampak Virus Corona, Cathay Pacific dan Singapore Airlines Liburkan Pegawainya Tanpa Dibayar

    Internasional
    Arab Saudi Tangguhkan Visa Umrah, Ini Negara Tetangganya yang Positif Virus Corona

    Arab Saudi Tangguhkan Visa Umrah, Ini Negara Tetangganya yang Positif Virus Corona

    Internasional
    Kerusuhan India, 23 Orang Tewas dalam Demo Menentang UU Kewarganegaraan

    Kerusuhan India, 23 Orang Tewas dalam Demo Menentang UU Kewarganegaraan

    Internasional
    23 Orang Tewas di Kerusuhan India, tapi Ada Juga Demo yang Berlangsung Sunyi

    23 Orang Tewas di Kerusuhan India, tapi Ada Juga Demo yang Berlangsung Sunyi

    Internasional
    Keturunan WNI Tanpa Identitas di Malaysia Bertemu Ibu Kandung Setelah 15 Tahun

    Keturunan WNI Tanpa Identitas di Malaysia Bertemu Ibu Kandung Setelah 15 Tahun

    Internasional
    Mahathir Mohamad Merasa Belum Waktunya Mundur

    Mahathir Mohamad Merasa Belum Waktunya Mundur

    Internasional
    Korban Meninggal karena Virus Corona di Iran Bertambah Empat, Total Ada 19

    Korban Meninggal karena Virus Corona di Iran Bertambah Empat, Total Ada 19

    Internasional
    Mahathir Mohamad Ingin Bentuk Pemerintahan yang Pro pada Kepentingan Nasional

    Mahathir Mohamad Ingin Bentuk Pemerintahan yang Pro pada Kepentingan Nasional

    Internasional
    Virus Corona, Perancis Umumkan Kematian Pertama dari Warga Negaranya

    Virus Corona, Perancis Umumkan Kematian Pertama dari Warga Negaranya

    Internasional
    Pertama Kalinya, Liga Sepak Bola Putri Arab Saudi Diluncurkan

    Pertama Kalinya, Liga Sepak Bola Putri Arab Saudi Diluncurkan

    Internasional
    Cerita Warga Codogno, Kota Berjuluk 'Wuhannya Italia', di Tengah Wabah Virus Corona

    Cerita Warga Codogno, Kota Berjuluk "Wuhannya Italia", di Tengah Wabah Virus Corona

    Internasional
    Kerusuhan New Delhi Kian Mencekam, Total 20 Orang Tewas

    Kerusuhan New Delhi Kian Mencekam, Total 20 Orang Tewas

    Internasional
    Wabah Virus Corona, Ritual Rabu Abu di Filipina Berubah

    Wabah Virus Corona, Ritual Rabu Abu di Filipina Berubah

    Internasional
    Tentara AS yang Bertugas di Korea Selatan Terinfeksi Virus Corona

    Tentara AS yang Bertugas di Korea Selatan Terinfeksi Virus Corona

    Internasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X