Mimpi Tuntun Polisi Temukan Mayat

Kompas.com - 13/08/2010, 14:06 WIB
EditorEgidius Patnistik

SYDNEY, KOMPAS.com — Tetua suku Aborigin mengaku ia melihat lokasi seorang anak yang hilang dalam mimpinya. Ia pun menuntun polisi Australia menemukan sesosok mayat. Namun, itu bukan mayat anak yang dicari, tapi mayat seorang perempuan dewasa.

Polisi yakin, sebagaimana diberitakan Reuters, Jumat (13/8/2010), mayat terpotong-potong yang ditemukan terbungkus plastik di Nurragingy Reserve di Doonside, bagian barat Sydney, suatu tempat sakral suku Aborigin, itu adalah seorang perempuan yang dilaporkan hilang, Juni. Pencarian akan dilanjutkan untuk menemukan Kiesha Abrahams (6) yang berasal dari Mount Druitt, Sydney, dan misteri hilangnya anaknya itu dari kamar tidur hampir dua pekan lalu.

Inspektur Kepala Penyidik Pamela Young dari bagian pembunuhan mengatakan, mayat tersebut belum diidentifikasi secara resmi, tetapi kondisi tempat mayat itu ditemukan pada Rabu malam tidak biasa. "Buat mereka yang percaya pada hal-hal semacam itu, saya paham bahwa perempuan itu mengira dia mungkin punya kekuatan (gaib)," kata Young kepada wartawan.

"Saya punya dugaan kuat mengenai orang-orang yang mengaku mereka adalah paranormal. Saya pikir hal ini tidak akan membantu jika kita mendiskusikannya."

Tetua Aborigin itu, Cheryl Carroll-Lagerway, mengatakan dia bukan paranormal, tapi punya indera keenam untuk menuntun polisi menemukan mayat Kiesha Abrahams. "Saya tidak dapat menjelaskan hal ini," kata dia kepada media massa setempat. "Saya bermimpi tentang seorang gadis kecil yang dibunuh dan mayatnya ada di sekitar sini."

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.