Kagame Kembali Pimpin Rwanda

Kompas.com - 10/08/2010, 15:49 WIB
EditorEgidius Patnistik

KIGALI, KOMPAS.com - Paul Kagame kembali memimpin Rwanda untuk jangka waktu tujuh tahun kedua setelah hasil pemilihan sementara, Selasa (10/8), menunjukkan, ia meraih 93 persen suara dalam pemilihan presiden di negara Afrika tengah itu.

Rwanda telah diperkirakan untuk memilih kembali Kagame dalam pemilihan yang berlangsung Senin, sebagian karena pertumbuhan ekonomi dan stabilitas keamanan yang telah ia bangun selama satu dekade kekuasaannya, tetapi juga karena tekanan terhadap lawan politik dan pengecam yang ia lakukan.

Hasil awal dari Komisi Pemilihan Nasional, NEC, ditayang melalui layar besar dalam sebuah perayaan kemenangan semalam di sebuah stadion di Kigali, yang menunjukkan di 11 dari 30 kabupaten, Kagame telah mengumpulkan 1.610.422 suara dari 1.734.671 total pemilih. Pendukung Kagame, yang telah memegang kendali sejak tentara pemberontak meraih kekuasaan dan mengakhiri genosida terhadap 800.000 etnis Tutsi dan Hutu tahun 1994, memuji Kagame. Kembang api menandai perayaan kemenangan itu.

"Kami di sini untuk merayakan karena saya berpikir bahwa Paul Kagame memenangkan pemilihan dan dia adalah pahlawan jadi saya ingin mendukung dia sepenuhnya, "kata Alice Kamanzi kepada AFP.


Presiden Kagame berdansa bersama keluarganya dan berterima kasih kepada para pendukung yang berkumpul di Stadion Amahoro, di mana ribuan etnis Tutsi dulu mencari perlindungan selama genosida. "Saya meminta Anda untuk menunggu hasil akhir, tapi saya pikir tidak ada perubahan kecuali angka-angka itu dan saya mengucapkan terima kasih banyak untuk suara yang telah memilih saya," katanya.

Pemilihan kemarin merupakan pemilihan presiden yang ke dua semenjak kasus genosida tahun 1994. Pada tahun 2003 Kagame menang dengan perolehan suara 95 persen.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mantan Penyelundup Narkoba Ini Pernah Nyaris Dibunuh karena Ganti Saluran TV

Mantan Penyelundup Narkoba Ini Pernah Nyaris Dibunuh karena Ganti Saluran TV

Internasional
Restoran di Belgia Ini Sajikan Air Minum Daur Ulang dari Toilet

Restoran di Belgia Ini Sajikan Air Minum Daur Ulang dari Toilet

Internasional
Bayi Ini Dikubur Hidup-hidup di Lempeng Beton, Polisi China Buru Orangtuanya

Bayi Ini Dikubur Hidup-hidup di Lempeng Beton, Polisi China Buru Orangtuanya

Internasional
Protes Pembatasan Pers, Koran Australia Kompak 'Rahasiakan' Halaman Depan

Protes Pembatasan Pers, Koran Australia Kompak "Rahasiakan" Halaman Depan

Internasional
Bar di Jepang Ini Hanya Izinkan Pengunjung untuk Datang Sendiri

Bar di Jepang Ini Hanya Izinkan Pengunjung untuk Datang Sendiri

Internasional
Menhan China: Tak Ada yang Bisa Mencegah Penyatuan Kembali China dengan Taiwan

Menhan China: Tak Ada yang Bisa Mencegah Penyatuan Kembali China dengan Taiwan

Internasional
Restoran Khusus Indomie Bakal Dibuka di Singapura

Restoran Khusus Indomie Bakal Dibuka di Singapura

Internasional
Pemimpin Hong Kong Kunjungi Masjid yang Disiram Meriam Air Polisi

Pemimpin Hong Kong Kunjungi Masjid yang Disiram Meriam Air Polisi

Internasional
Ribuan Pengungsi Rohingya di Bangladesh Sepakat Pindah ke Pulau di Teluk Benggala

Ribuan Pengungsi Rohingya di Bangladesh Sepakat Pindah ke Pulau di Teluk Benggala

Internasional
Bubarkan Demonstran, Polisi Hong Kong 'Tak Sengaja' Tembakkan Meriam Air ke Arah Masjid

Bubarkan Demonstran, Polisi Hong Kong "Tak Sengaja" Tembakkan Meriam Air ke Arah Masjid

Internasional
Patuhi Kesepakatan Gencatan Senjata, Pasukan Kurdi Suriah Tinggalkan 'Zona Aman'

Patuhi Kesepakatan Gencatan Senjata, Pasukan Kurdi Suriah Tinggalkan "Zona Aman"

Internasional
Mutiara Berusia 8.000 Tahun Bakal Dipamerkan Pertama Kali di Abu Dhabi

Mutiara Berusia 8.000 Tahun Bakal Dipamerkan Pertama Kali di Abu Dhabi

Internasional
Hadiri Pelantikan Jokowi, Ini Kerja Sama Bilateral yang Ingin Ditingkatkan PM Singapura

Hadiri Pelantikan Jokowi, Ini Kerja Sama Bilateral yang Ingin Ditingkatkan PM Singapura

Internasional
Berusaha Bunuh Pasukan SAS Inggris, ISIS Pasang Bom Bunuh Diri di Bra

Berusaha Bunuh Pasukan SAS Inggris, ISIS Pasang Bom Bunuh Diri di Bra

Internasional
Mahathir Tiba di Jakarta untuk Hadiri Pelantikan Jokowi-Ma'ruf Amin

Mahathir Tiba di Jakarta untuk Hadiri Pelantikan Jokowi-Ma'ruf Amin

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X