Sudah 88 Tewas akibat Banjir di Himalaya - Kompas.com

Sudah 88 Tewas akibat Banjir di Himalaya

Kompas.com - 06/08/2010, 19:17 WIB

SRINAGAR, KOMPAS.com — Banjir yang terjadi di Ladakh, wilayah utama India di Himalaya, telah menewaskan sedikitnya 88 orang, kata para pejabat, Jumat. Para tentara telah diminta untuk melakukan operasi penyelamatan.

Para pejabat India mengatakan, puluhan orang masih hilang setelah banjir, yang dipicu hujan lebat tak terduga, yang merusakkan rumah, menara telepon, dan bangunan pemerintah di kota Leh di negara bagian Jammu dan Kashmir. "Banjir dan longsor menyambar orang-orang yang tidak sadar (akan bahaya itu) tadi malam dan melenyapkan rumah mereka," kata Nawang Rigzin Jora, Menteri Pariwisata Kashmir. Lebih dari 6.000 tentara India kini melakukan penyelamatan dan berupaya memberi bantuan, kata seorang juru bicara militer.

Para saksi mata mengatakan, ratusan rumah, bangunan pemerintah, dan terminal bus utama diratakan oleh longsor dan banjir itu.

Ladakh, wilayah yang dominasi kaum Buddhis, berbatasan dengan Pakistan dan China. Wilayah itu terkena cuaca buruk yang luar biasa dalam beberapa hari terakhir. Banyak wisatawan yang berdatangan ke tempat itu untuk olahraga petualangan seperti arung jeram terdampar.


EditorEgidius Patnistik

Terkini Lainnya

Bapak dan Anak Asal Lahat Ditemukan Tewas di Sukabumi

Bapak dan Anak Asal Lahat Ditemukan Tewas di Sukabumi

Regional
MRT Lebak Bulus-Bundaran HI Dirancang Tiba di Stasiun Tiap 5 Menit

MRT Lebak Bulus-Bundaran HI Dirancang Tiba di Stasiun Tiap 5 Menit

Megapolitan
Perampok Sopir Taksi Online di Palembang Sempat Bidik 5 Korban Lain Sebelum Sofyan

Perampok Sopir Taksi Online di Palembang Sempat Bidik 5 Korban Lain Sebelum Sofyan

Regional
Fakta Perburuan Pelaku Pembunuhan Sofyan, Takut Ditembak Polisi hingga Satu Masih Buron

Fakta Perburuan Pelaku Pembunuhan Sofyan, Takut Ditembak Polisi hingga Satu Masih Buron

Regional
Pakai Uang Ibunya, Gadis di China Habis Rp 220 Juta untuk 'Video Game'

Pakai Uang Ibunya, Gadis di China Habis Rp 220 Juta untuk "Video Game"

Internasional
Bea Cukai Sita 4 Juta Batang Rokok di Jepara Senilai Rp 2,9 Miliar

Bea Cukai Sita 4 Juta Batang Rokok di Jepara Senilai Rp 2,9 Miliar

Regional
Kubu Prabowo-Sandiaga Luncurkan Buku 'Paradoks Indonesia' Versi Braile

Kubu Prabowo-Sandiaga Luncurkan Buku "Paradoks Indonesia" Versi Braile

Nasional
'Ngamuk' dan Coba Rebut Kemudi Bus, Perempuan Ini Ditangkap

"Ngamuk" dan Coba Rebut Kemudi Bus, Perempuan Ini Ditangkap

Internasional
Minta Program Kirim Buku Gratis Dilanjutkan, Pemerintah Belum Beri Kepastian Anggaran

Minta Program Kirim Buku Gratis Dilanjutkan, Pemerintah Belum Beri Kepastian Anggaran

Nasional
Fokus kepada Rusia dan China, AS Kurangi Pasukan di Afrika

Fokus kepada Rusia dan China, AS Kurangi Pasukan di Afrika

Internasional
Tempuh Jalur Hukum, PPP Kubu Romy Akan Laporkan PPP Versi Muktamar Jakarta

Tempuh Jalur Hukum, PPP Kubu Romy Akan Laporkan PPP Versi Muktamar Jakarta

Nasional
Suami Istri yang Tewas Dibunuh di Bekasi Dikenal Jago Berbisnis

Suami Istri yang Tewas Dibunuh di Bekasi Dikenal Jago Berbisnis

Megapolitan
PPP Kubu Romy Masih Buka Opsi Berdamai, Asal...

PPP Kubu Romy Masih Buka Opsi Berdamai, Asal...

Nasional
Mogok Kerja, Staf Kamar Mayat Minta Warga Tunda Kematian

Mogok Kerja, Staf Kamar Mayat Minta Warga Tunda Kematian

Internasional
Akun Instagram Ahmad Dhani Disita Polisi untuk Barang Bukti Kasus 'Vlog Idiot'

Akun Instagram Ahmad Dhani Disita Polisi untuk Barang Bukti Kasus "Vlog Idiot"

Regional

Close Ads X