Digelar, Renungan HUT ke-70 Gus Dur - Kompas.com

Digelar, Renungan HUT ke-70 Gus Dur

Kompas.com - 04/08/2010, 16:03 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Gerakan Peduli Pluralisme menggelar renungan memeringati Hari Ulang Tahun ke-70 tokoh pluralisme Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, dengan tema "Merawat Pluralisme", Rabu (4/8/2010) di Gedung Persatuan Gereja-gereja Indonesia (PGI), Jakarta. Turut hadir dalam acara renungan tersebut tokoh-tokoh masyarakat dan lintas agama.

Damien Dematra dari Gerakan Peduli Pluralisme mengatakan, di tengah-tengah meningkatnya aksi kekerasan sebagaimana yang ditunjukkan survei oleh Setara Institute, sikap pluralisme Gus Dur, yang juga mantan ketua PBNU, patut dirawat. "Sikap pluralisme agar dapat dirawat oleh eksekutif, legislatif, yudikatif, serta seluruh lapisan masyarakat. Mereka juga perlu memelihara kebhinnekaan demi keutuhan bangsa," kata Damien.

Bagi aktivis Gerakan Peduli Pluralisme, Gus Dur adalah seorang pahlawan kemanusiaan. Sepak terjangnya dalam membela sesama dikatakan tak pernah lepas dari pembelaan terhadap eksistensi pluralisme dan perjuangan multikulturalisme dengan gaya yang khas dan tanpa pandang bulu.

"Gus Dur juga seseorang yang mencintai Allah, bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi tanpa mempedulikan pandangan orang. Beliau seseorang yang berjiwa besar yang selalu bergaya sederhana yang telah berjuang mati-matian untuk mengangkat harkat dan martabat kaum yang tertindas dan terdiskriminasi," kata Damien.


EditorTri Wahono

Terkini Lainnya

Intelijen Inggris Gunakan Anak Jadi Mata-mata

Intelijen Inggris Gunakan Anak Jadi Mata-mata

Internasional
Trotoar hingga Gorong-gorong di Rute 'Torch Relay' Asian Games di Jaksel Masih Harus Dibenahi

Trotoar hingga Gorong-gorong di Rute "Torch Relay" Asian Games di Jaksel Masih Harus Dibenahi

Megapolitan
Patahan Jarum Suntik Tertinggal di Paha Bayi Usia 1,5 Bulan

Patahan Jarum Suntik Tertinggal di Paha Bayi Usia 1,5 Bulan

Internasional
Tangan Anak 4 Tahun Terjepit di Pembuangan Air Kolam Renang

Tangan Anak 4 Tahun Terjepit di Pembuangan Air Kolam Renang

Megapolitan
Hilang 4 Hari, Pelajar SMP Ditemukan Tewas Dibegal Teman Sendiri

Hilang 4 Hari, Pelajar SMP Ditemukan Tewas Dibegal Teman Sendiri

Regional
Video Kali Item Dekat Wisma Atlet Kemayoran Ditutupi Kain Jaring Hitam

Video Kali Item Dekat Wisma Atlet Kemayoran Ditutupi Kain Jaring Hitam

Megapolitan
Eks Koruptor Nekat 'Nyaleg', MA Diminta Prioritaskan Gugatan PKPU

Eks Koruptor Nekat "Nyaleg", MA Diminta Prioritaskan Gugatan PKPU

Nasional
Simulasi Bus Atlet Asian Games dari Wisma Atlet-Pondok Indah, Ini Waktu Tempuhnya

Simulasi Bus Atlet Asian Games dari Wisma Atlet-Pondok Indah, Ini Waktu Tempuhnya

Megapolitan
Golkar Siapkan Pengganti Pimpinan Komisi VII yang Ditangkap KPK

Golkar Siapkan Pengganti Pimpinan Komisi VII yang Ditangkap KPK

Nasional
Saat Jokowi Sapa Cak Imin hingga Tiga Kali...

Saat Jokowi Sapa Cak Imin hingga Tiga Kali...

Nasional
Polisi Akan Periksa Kontraktor dan Konsultan Proyek Rehabilitasi Sekolah di DKI

Polisi Akan Periksa Kontraktor dan Konsultan Proyek Rehabilitasi Sekolah di DKI

Megapolitan
Parpol Mestinya Miliki Political Will untuk Jaga Marwah dan Integritas Partai

Parpol Mestinya Miliki Political Will untuk Jaga Marwah dan Integritas Partai

Nasional
Gubernur DKI: Ada Kasus Warga Merasakan Kenaikan PBB Dua Kali Lipat, Itu Tidak 'Fair'

Gubernur DKI: Ada Kasus Warga Merasakan Kenaikan PBB Dua Kali Lipat, Itu Tidak "Fair"

Megapolitan
KPK Geledah Kantor dan Pendopo Rumah Dinas Bupati Labuhanbatu

KPK Geledah Kantor dan Pendopo Rumah Dinas Bupati Labuhanbatu

Nasional
MK Jemput Bola Cari Dewan Etik Pengganti Salahuddin Wahid

MK Jemput Bola Cari Dewan Etik Pengganti Salahuddin Wahid

Nasional

Close Ads X