Kerusuhan di Karachi Tewaskan 45

Kompas.com - 04/08/2010, 03:13 WIB
Editor

Karachi, Selasa - Kekerasan politik dan etnis meletup di Karachi, kota terbesar Pakistan, setelah pembunuhan seorang anggota parlemen, menewaskan 45 orang, sementara para demonstran membakari kendaraan dan toko-toko, menurut para pejabat hari Selasa (3/8).

Polisi mengatakan, lebih dari 90 orang cedera dan puluhan kendaraan dan toko terbakar saat massa turun ke jalan setelah Raza Haider, anggota parlemen yang mewakili Muttahida Qaumi Movement (MQM), tertembak mati oleh orang-orang bersepeda motor, Senin, saat bersiap shalat di masjid di kawasan Nazimabad.

Pembunuhan Haider menimbulkan kepanikan di kota berpenduduk 16 juta itu. Sekolah-sekolah dan sebagian besar toko ditutup hari Selasa dan jalan-jalan kosong, sementara tembakan-tembakan terdengar sepanjang malam di beberapa bagian kota itu.

MQM adalah partai politik yang menguasai kota itu dan mewakili terutama keturunan migran berbahasa Urdu dari India yang menetap di Pakistan ketika negara itu dibentuk tahun 1947.

Pemerintah mempersalahkan Taliban dan kelompok militan terlarang Sipah-e-Sahaba Pakistan (SSP) atas pembunuhan itu.

Beberapa jam setelah pembunuhan Haider, kerusuhan terjadi. Banyak korban terbunuh dalam serangan gaya eksekusi, kata pihak berwenang. Penyidikan dilakukan atas serangan-serangan itu. (AP/Reuters/AFP/DI)

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X