Rusia Gagalkan Pembajakan Pesawat

Kompas.com - 30/07/2010, 14:50 WIB
EditorEgidius Patnistik

MOSKWA, KOMPAS.com — Pasukan khusus Rusia melakukan serangan kilat, Kamis (29/7/2010), untuk menahan seorang pria yang telah membajak sebuah pesawat dalam penerbangan domestik ke Bandara Domodedovo di Moskwa.

"Dalam penerbangan itu, upaya telah dilakukan untuk membajak pasawat. Setelah pendaratannya di Domodedovo, pesawat itu dibebaskan berkat tindakan yang dikoordinasikan dengan baik oleh kementerian dalam negeri dan FSB (dinas keamanan domestik Rusia)," kata juru bicara Bandara Domodedovo kepada Reuters.

"Ini operasi paling cepat untuk membebaskan sebuah pesawat dalam sejarah penerbangan sipil Rusia."

Pesawat itu sedang dalam perjalanannya ke Moskwa dari kota penghasil mineral  Vody di Kaukasus Utara, Rusia, ketika dibajak, kata juru bicara tersebut. Ia tidak memberikan perincian lebih lanjut.

Ada 105 penumpang yang naik pesawat itu, termasuk tujuh awak dan lima anak, kata komite penyelidikan penuntut umum dalam satu pernyataan. "Sebagai satu syarat bagi pembebasan para sandera, ia (pembajak) minta agar kami menghubungkannya dengan Perdana Menteri Rusia (Vladimir Putin), pernyataan itu menambahkan.

Dengan mengutip sumber-sumber polisi, kantor berita ITAR-TASS melaporkan, semua penumpang telah dibebaskan dengan selamat setelah pasukan khusus menyamar sebagai dokter yang naik ke pesawat tersebut di bandara itu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X