Boks Tiruan TV Ubah Fasad Lebih Dinamis

Kompas.com - 29/07/2010, 20:37 WIB
EditorR Adhi KSP

KOMPAS.com - Renovasi rumah menjadi berlantai dua, mau tak mau mengakibatkan perubahan pada desain fasad rumah. Jendela pun jadi lebih menonjol.

Dulu rumah ini hanya terdiri dari satu lantai. Kini, setelah proses renovasi, rumah memiliki dua lantai. Proses ini pun memaksa tampak depan rumah (fasad) ikutan berubah. Konsep desainnya menjadi lebih modern, seperti halnya impian pasangan pemilik rumah, Denny Handiyono dan Putranti.

Menurut pengakuan pemilik rumah, mereka memang menginginkan rumah "baru" yang bergaya modern. “Desain modern cocok dengan selera kami. Kami sudah bosan dengan rumah ada,” kata Putranti. Untuk mewujudkan impian, mereka pun menghubungi arsitek Danang Triatmoko. Arsitek inilah yang menjadi rekan kerja untuk merenovasi layout rumah sekaligus merombak fasad.

Perubahan pertama yang dilakukan si arsitek adalah menata kembali letak kamar tidur. Kamar tidur ditempatkan pada bagian depan rumah demi mendapat pencahayaan sinar matahari pagi. Kamar tidur baru ini menempati lantai bagian atas.

Perubahan itu bukan tak berimbas. Struktur baru perlu dibuat, terutama untuk kolom pada beberapa titik. Maklum saja, rumah lama awalnya hanya satu lantai. Strukturnya kurang memadai kalau akan dibuat tingkat. “Kualitas struktur yang dibuat developer sangat buruk. Karena itu akhirnya semua struktur diperkuat lagi,” kata Danang.

Untuk pengerjaan pelat lantai dua digunakanlah bahan keraton, bukan pelat beton bertulang yang lazimnya digunakan untuk struktur lantai dua. Keraton tak lain blok tanah liat yang berlubang dengan ukuran 20cmx20cm. Satu sama lain dijepit dengan pelat besi. Sebelum dipasang menjadi pelat lantai, keraton dirangkai untuk kemudian mendapat cor.

Fasad lama dirombak mengikuti desain lantai atas yang baru. Letak pintu masuk utama tidak diubah, bahkan model pintu dan jendelanya pun mirip. Hanya saja jendela tak memiliki lubang angin di atas bagian atasnya agar skala ruangan berkesan lebih tinggi. Hampir semua kusen kayu lama diganti kusen alumunium. Selain memberi kesan modern, kusen aluminium lebih tahan terhadap perubahan cuaca dan serangan rayap.

Aksen boks TV Danang agaknya arsitek kreatif. Ia mengolah bidang datar menjadi bidang tiga dimensi. Bidang kotak yang bercat hitam ditonjolkan pada bagian tengah, sedangkan bidang lainnya dihias garis vertikal dan horizontal. Selain menjadi aksen, bidang kotak tersebut berfungsi melindungi jendela dari sorot matahari langsung dan tempias hujan.

Bidang kotak dimajukan 45cm, dari tembok utama. Berbahan beton, bidang kotak itu dilapis cat. Sedangkan bidang tembok lainnya mendapat finihing plester semen, sehingga menampilkan tekstur yang kasar. Cat tembok berwarna hijau pucat menutupinya.

Atap rumah lama tak luput dibongkar. Model atap pelana berganti bentuk atap miring ke satu sisi saja. Ini agar air hujan langsung mengalir ke depan dan belakang.

Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.