Rakyat Polandia Pilih Pemimpin Baru - Kompas.com

Rakyat Polandia Pilih Pemimpin Baru

Kompas.com - 04/07/2010, 14:01 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Rakyat Polandia, Minggu (4/7/2010), memilih presiden baru pada sebuah pemilu yang digelar menyusul tewasnya Presiden Lech Kaczynski dalam sebuah kecelakaan pesawat. Dalam hajatan demokrasi ini dua kandidat presiden, mantan PM Jaroslaw Kaczynski dan penjabat Presiden Bronislaw Komorowski, bersaing ketat meraih simpati rakyat. Sekitar 31 juta pemilih dapat menggunakan hak pilihnya sejak pukul 06.00 hingga 20.00 waktu setempat.

Presiden Polandia Lech Kaczynski (61) dan Ibu Negara Maria Kaczynska tewas dalam kecelakaan pesawat, yang jatuh dua kilometer dari sebuah bandara di kota Smolensk, Rusia barat, awal April lalu. Di dalam pesawat kepresidenan terdapat 88 pejabat elite Polandia, terutama para petinggi militer dan Gubernur Bank Sentral Slawomir Skrzypek, dan mantan Presiden Polandia di pengasingan Ryszard Kaczorowski.

Para anggota delegasi sedang mendampingi Presiden dalam rangka lawatan kenegaraan atas undangan Pemerintah Rusia. Berdasarkan Konstitusi Polandia, Ketua Parlemen Komorowski kemudian menjadi penjabat Presiden. "Pemilu ini berawal dari sebuah tragedi. Saya berharap itu akan berakhir dengan sebuah sukses besar bagi rakyat Polandia," ujar Jaroslaw Kaczynski, Jumat lalu.

Berdasarkan jajak pendapat akhir, suara mengambang turut memengaruhi hasil pemilu. Tingkat dukungan Komorowski berkisar 45-54 persen, sementara Kaczynski sekitar 42-45 persen. Pertarungan Komorowski dan Kaczynski dikatakan seperti pertarungan antara reformasi kesejahteraan dan privatisasi baru.

Komorowski adalah seorang pro-Uni Eropa dan anggota moderat dari partai berkuasa, CivicPlatform. Dia berjanji untuk bekerja dekat dengan pemerintahan Perdana Menteri Donald Tusk untuk mengadopsi euro dalam lima tahun, mengakhiri misi tidak populer di Afganistan, dan mendorong reformasi propasar.

Jaroslaw adalah seorang konservatif sosial yang mengusung isu utama perang terhadap kejahatan dan korupsi, memundurkan reformasi pasar untuk menjaga negara kesejahteraan yang kuat, serta skeptis terhadap Uni Eropa. Dia pernah memerintah bersama saudaranya sebagai perdana menteri tahun 2006-2007.

Di Polandia, pemerintah menyusun kebijakan, tetapi presiden bisa memvetonya. Mendiang Presiden Kaczynski membuat gusar PM Tusk dengan memveto kebijakan-kebijakan liberal. Jaroslaw tampaknya akan meneruskan posisi saudara kembarnya. Kemenangan Komorowski akan mengakhiri kebuntuan kebijakan pemerintahan Tusk.


EditorHeru Margianto

Close Ads X