Israel Dicurigai Tebarkan Racun

Kompas.com - 13/06/2010, 19:32 WIB
EditorTri Wahono

BOGOR, KOMPAS.com - Barang milik relawan dalam misi kemanusiaan "Flotilla to Gaza" di kapal Mavi Marmara yang diserang Israel, disarankan tidak perlu diambil karena diduga telah diberi racun. Karenanya, Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) akan membiarkan barang relawannya yang tertinggal di kapal tersebut.

"Saran itu disampaikan oleh ketua tim kita dalam misi itu, yang menyebutkan agar barang-barang yang tertinggal di kapal (Mavi Marmara) tidak usah dibawa, karena ada kemungkinan semua barang tersebut sudah diracun oleh pihak Israel," kata Ketua Presidium Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) Indonesia dr Sarbini Abdul Murad, Minggu (13/6/2010) malam.

Ia menjelaskan bahwa Ketua Tim Relawan MER-C Indonesia dalam misi itu, Nur Fitri Moeslim Taher, yang saat ini masih berada di Turki menyarankan tentang hal tersebut. Sarbini juga menjelaskan Tim MER-C yang berada di Yordania masih menunggu visa Mesir yang sampai sekarang belum keluar, untuk menuju ke Jalur Gaza melalui pintu Rafah, perbatasan Mesir-Gaza.

"Kami sudah menanyakan kepada Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kairo mengenai hal itu, namun diinformasikan belum ada jawaban dari State Security Mesir," katanya. Ia mengataan pada Senin (14/6/2010) pihaknya juga akan berusaha memasukkan aplikasi visa melalui Kedubes Mesir di Jakarta untuk tujuan yang sama, yakni mendapatkan akses agar bisa masuk ke Gaza melalui pintu Rafah.

Menurut dia, saat ini satu relawan yakni Nur Fitri Moeslim Tahir masih di Turki, sedangkan tiga lainnya yaitu dr Arief Rachman, Abdillah Onim, dan Nur Ikhwan Abadi masih berada di Yordania. Sedangkan jurnalis TV One Muhammad Yasin yang diundang MER-C, sudah pulang ke Tanah Air.

Ia menambahkan pada Rabu (9/6/2010) malam lalu, anggota Presidium MER-C dr Joserizal Jurnalis, Sp.BO bersama Voice of Palestine (VOP) bertolak ke Teheran, Iran untuk berkoordinasi dengan pihak terkait di sana mengenai rencana Iran mengirim kapal bantuan ke Gaza. "Tetapi perkembangannya belum dapat diinformasikan karena belum ada kabar dari dr Jose yang masih berada di Iran," katanya.

Menurut dia, MER-C akan melanjutkan misi ke Gaza pascapenghadangan konvoi kapal Freedom Flotilla dan penyerangan relawan di Mavi Marmara. "Kami akan terus berupaya untuk bisa masuk ke Gaza dengan berbagai cara guna membangun Rumah Sakit Indonesia di Gaza," kata Sarbini Abdul Murad.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X