PRT Lampung Divonis 15 Tahun di Malaysia

Kompas.com - 09/06/2010, 22:21 WIB
EditorRobert Adhi Kusumaputra

KUALA LUMPUR, KOMPAS.com - Seorang pembantu asal Lampung divonis 15 tahun penjara oleh pengadilan Shah Alam, Kuala Lumpur, Rabu, karena membunuh majikan

Hakim Shah Alam Siti Khadijah memberikan hukuman 15 tahun penjara kepada Indah Wijayanti, 23 Thn, karena membunuh majikannya, Kek Huey Lian (41), di rumah majikannya Jln Batu Perdana, Klang, Selangor sekitar pukul 13.30 waktu setempat, pada 2 Juli 2007.

Menurut penyidikan polisi, Indah membunuh majikannya karena kesal sering dimarahi dengan kata-kata kasar dan dilempari dengan piring plastik.

Pada hari kejadian, Indah sedang membersihkan ikan dengan pisau. Karena selalu dimarahi dengan kata-kata kasar dan sudah hilang kontrol diri, Indah langsung naik ke lantai dua dan masuk ke kamar majikan.  Majikannya, Kek Huey Lian, saat itu sedang tidur. Indah kemudian menggorok leher majikannya hingga meninggal.

Jaksa Isa Hassim sebelumnya menuntut Indah dengan pasal 302 tentang pembunuhan berencana, dengan hukuman gantung sampai mati. Namun, berkat usaha pengacaranya, Jagdish Kaur, yang menulis surat permohonan keringanan hukuman dengan perubahan pasal dari 302 ke pasal 302a kepada Kejakgung Malaysia hingga empat kali.

Kejaksaan Malaysia akhirnya bersedia mengubah dasar tuntutan dari pasal 302 menjadi pasal 302a dengan hukuman maksimal 20 tahun penjara. Upaya pengacara keturunan India itu akhirnya membebaskan Indah dari ancaman hukuman mati.

Pengacara Indah juga mengungkapkan dalam pembelaannya bahwa pembantu asal Lampung itu mulai bekerja dari pukul 05.30 hingga 24.00 dan tidak pernah diberi libur. Segala beban kerja rumah diuruskan terdakwa termasuk anak-anak majikan. Korban selalu menyiksa terdakwa saat suami majikan tak ada di rumah.

Indah sangat sedih dan minta maaf pada keluarga korban, terutama anak bungsu korban yang selalu menjadi satu-satunya obat kesedihan saat bekerja dan dimarahi majikan di kala dia tak punyai keluarga atau sahabat di Malaysia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.