Badai Agatha Tewaskan 63 Warga Guatemala

Kompas.com - 31/05/2010, 05:19 WIB
Editoraegi

GUATEMALA CITY, KOMPAS.com — Setidaknya 63 orang dipastikan tewas di Guatemala setelah badai tropis Agatha menerjang negara itu, kata pejabat pemerintah, Minggu (30/5/2010).

Gubernur Chimaltenango Erick De Leon mengatakan kepada Reuters, ada 50 korban tewas di wilayah yurisdiksinya yang sebelumnya tidak dilaporkan pemerintah nasional. Chimaltenango terletak sekitar 60 kilometer di barat Guatemala City. Para pejabat darurat Guatemala sebelumnya melaporkan bahwa hanya ada 13 korban tewas.

Agatha, nama badai pertama dari musim topan Pasifik 2010, terbentuk Sabtu pagi dan dengan cepat menggebrak daratan. Guatemala telah mengumumkan negara dalam situasi darurat pada saat hujan lebat menghantam negara Amerika Tengah itu, yang memicu terjadi longsoran lumpur yang memutus jalan-jalan, mengubur rumah-rumah, dan menimbulkan ketakutan akan nasib penanam kopi terbesar di Amerika Tengah tersebut, yang sebelumnya sudah dirusak oleh letusan gunung berapi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.