Arab Bank PHK 70 Persen Karyawannya di Gaza - Kompas.com

Arab Bank PHK 70 Persen Karyawannya di Gaza

Kompas.com - 28/04/2010, 09:38 WIB

GAZA CITY, KOMPAS.com — Arab Bank, yang berpusat di Amman, Jordania, awal pekan ini menetapkan untuk melakukan pemutusan hubungan kerja bagi 70 persen pegawai di tiga cabangnya di Jalur Gaza.

Langkah itu dipandang banyak ahli ekonomi di Jalur Gaza, Selasa (26/4/2010), sebagai tindakan untuk menutup semua cabang di daerah kantong yang menghadapi blokade Israel tersebut. Para ahli ekonomi serta pengamat di Jalur Gaza tidak mengesampingkan bahwa tindakan Arab Bank tersebut merupakan hasil kesepakatan yang dicapai antara bank itu dan Israel.

Hari Minggu, bagian administrasi ketiga cabang bank tersebut di Jalur Gaza mengadakan pertemuan dengan 103 pegawai guna mencapai kesepakatan tentang tawaran pemutusan hubungan kerja itu bagi sebagian besar dari mereka. Para pegawai mengatakan, mereka diberi tahu bahwa keputusan itu diambil akibat blokade Israel.

Israel telah memperketat blokade atas Jalur Gaza sejak gerakan perlawanan Islam (Hamas) menguasai daerah itu. Pembatasan diberlakukan atas semua bank di daerah kantong yang menghadapi blokade itu, terutama pengiriman uang, yang mengakibatkan kerugian besar bagi beberapa bank, termasuk Arab Bank.

Seorang pegawai senior Arab Bank, yang tak ingin disebutkan jati dirinya, mengatakan, keputusan diambil oleh administrasi pusat Arab Bank yang berpusat di Jordania. Ia menambahkan, pegawai menerima tawaran menarik untuk melepaskan pekerjaan mereka. "Bank akan memberhentikan 70 persen dari 103 pegawai dari tiga cabangnya di Jalur Gaza," kata pegawai itu, yang menganggap keputusan tersebut sebagai awal untuk menutup ketiga cabang itu.

Ia melanjutkan, meskipun pegawai yang diberhentikan akan mendapatkan hak mereka, "Tapi, sayangnya mereka akan kehilangan pekerjaan di tengah blokade ketat Israel saat ini yang memiliki dampak negatif atas seluruh kehidupan di Jalur Gaza."

Arab Bank, yang memilik cabang di seluruh dunia, adalah lembaga keuangan sektor swasta pertama di dunia Arab. Bank tersebut memiliki 500 cabang di 30 negara, terutama di Perancis, Dubai di Uni Emirat Arab, Bahrain, Singapura, Frankfurt, dan New York.

Tahun 2008, Arab Bank diklasifikasikan sebagai salah satu lembaga keuangan terbesar di dunia, dengan keuntungan mencapai 782,8 juta dollar AS pada 2009 dan total simpanan di semua cabang bank itu di seluruh dunia mencapai 50,6 miliar dollar AS.

Abu Mohamed, pegawai yang berusia 47 tahun dan telah bekerja selama 15 tahun, mengatakan, "Tahun lalu kami menyaksikan tanda bahwa Arab Bank akan menutup cabangnya di Jalur Gaza." Ia menambahkan, "Semua pegawai di Jalur Gaza menerima telepon yang meminta mereka melepaskan pekerjaan mereka. Tawarannya ialah setiap pegawai akan menerima 24 bulan gaji jika mau melepaskan pekerjaan mereka," kata Abu Mohamed.


Editoraegi

Terkini Lainnya

Bupati Pakpak Bharat Diduga Instruksikan Semua Kepala Dinas untuk Atur Pengadaan

Bupati Pakpak Bharat Diduga Instruksikan Semua Kepala Dinas untuk Atur Pengadaan

Nasional
Tiba di Surabaya, Jokowi Langsung Jalan-jalan ke Tunjungan Plaza

Tiba di Surabaya, Jokowi Langsung Jalan-jalan ke Tunjungan Plaza

Nasional
Cerita Fatmawati dan 5 Putrinya Lolos dari Kebakaran Hebat di Rumahnya

Cerita Fatmawati dan 5 Putrinya Lolos dari Kebakaran Hebat di Rumahnya

Regional
'Jangan Sampai Ambisi Pribadi Rusak Tata Negara di Indonesia'

"Jangan Sampai Ambisi Pribadi Rusak Tata Negara di Indonesia"

Nasional
Uang Suap Bupati Pakpak Bharat Diduga untuk Amankan Kasus Hukum Istrinya

Uang Suap Bupati Pakpak Bharat Diduga untuk Amankan Kasus Hukum Istrinya

Nasional
Bupati Pakpak Bharat Diduga Terima Suap Rp 550 Juta dari Kontraktor

Bupati Pakpak Bharat Diduga Terima Suap Rp 550 Juta dari Kontraktor

Nasional
Kim Jong Un Ingin Memodernisasi Pabrik Kaca Taegwan

Kim Jong Un Ingin Memodernisasi Pabrik Kaca Taegwan

Internasional
Titik Terang Misteri Kematian Bapak dan Anak Asal Lahat di Sukabumi

Titik Terang Misteri Kematian Bapak dan Anak Asal Lahat di Sukabumi

Regional
KPK Tetapkan Bupati Pakpak Bharat dan Kepala Dinas PUPR sebagai Tersangka

KPK Tetapkan Bupati Pakpak Bharat dan Kepala Dinas PUPR sebagai Tersangka

Nasional
Warga Keluhkan Pasangan Mesum di Rumah Kos, Polisi Amankan 4 Mahasiwa

Warga Keluhkan Pasangan Mesum di Rumah Kos, Polisi Amankan 4 Mahasiwa

Regional
Mayat Laki-laki Tanpa Identitas Dalam Drum Ditemukan Pemulung di Bogor

Mayat Laki-laki Tanpa Identitas Dalam Drum Ditemukan Pemulung di Bogor

Regional
Puting Beliung Terjang Madiun, Empat Rumah Rata dengan Tanah

Puting Beliung Terjang Madiun, Empat Rumah Rata dengan Tanah

Regional
Tunawisma Pahlawan dalam Serangan Melbourne Kini Diseret ke Pengadilan

Tunawisma Pahlawan dalam Serangan Melbourne Kini Diseret ke Pengadilan

Internasional
Tiba di Surabaya dari Papua, Ini Agenda Kunjungan Kerja Jokowi Senin Besok

Tiba di Surabaya dari Papua, Ini Agenda Kunjungan Kerja Jokowi Senin Besok

Nasional
3 Fakta Unik Harimau Sumatera 'Atan Bintang', Disebut Pintar hingga Sulit Dievakuasi

3 Fakta Unik Harimau Sumatera 'Atan Bintang', Disebut Pintar hingga Sulit Dievakuasi

Regional

Close Ads X