Sebanyak 20 Orang Tewas Lantaran Banjir di Angola dan Zambia

Kompas.com - 16/03/2010, 05:35 WIB
Editorprimus

LUANDA, KOMPAS.com - Sedikitnya 20 orang tewas akibat banjir di Angola dan Zambia yang berdekatan, beberapa pejabat mengatakan, Senin (15/3/2010). Dua belas orang tewas setelah hujan lebat menyebabkan banjir, tanah longsor dan rumah ambruk di ibukota Angola, Luanda, jelas wakil gubernur kota itu.
   
Hujan deras juga melanda Zambia, tempat delapan orang tewas dan ratusan orang lagi telantar ketika banjir menghanyutkan jalan, jembatan, dan bangunan pemerintah, kata beberapa pejabat penanggulangan bencana.
   
Hujan yang mulai Senin pagi, menyebabkan puluhan warga Angola tunawisma setelah banjir membawa hanyut pondok mereka di sebuah kota yang menampung lebih dari sepertiga dari 16.5 juta orang di negara itu. "Sebagian besar dari korban tewas setelah rumah mereka runtuh karena hujan deras itu. Mereka tinggal di gubuk-gubuk sementara tidak sah di sekitar pusat kota itu," jelas wakil gubernur Bento Soito pada Reuters.
   
Militer Zambia telah dipanggil untuk operasi pertolongan, sementara para pejabat yang mengurusi dam Kariba yang sangat besar di perbatasan dengan Zimbabwe dipaksa untuk membuka pintu banjir, meningkatkan kesempatan lebih banyak banjir menghilir di sungai Zambezi di Mozambik.
   
Mozambik telah dalam kesiagaan banjir merah -- satu tingkat di bawah pernyataan bencana.
   
Tahun lalu, hujan deras di Malawi dan Zambia menyebabkan banjir di Mozambik yang menewaskan 45 orang dan menyebabkan 25.000 orang tak punya rumah.
   
Ribuan orang juga kehilangan rumah mereka di Angola setiap tahun karena banjir yang diakibatkan oleh hujan musiman.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X