Kekayaan Para Terkaya Malaysia Terus Meningkat

Kompas.com - 17/02/2010, 20:59 WIB

KUALA LUMPUR, KOMPAS.com - Kekayaan 40 orang terkaya di Malaysia terus meningkat yang terkumpul senilai RM156,7 miliar ringgit pada 15 Januari atau naik 63 persen dari 96.3 miliar ringgit setelah pemulihan pasar modal, demikian hasil survei Malaysian Business.
   
Walaupun terjadi kenaikan,  jumlah kekayaan konglomerat Malaysia masih rendah dibandingkan kekayaan mereka tahun 2008 yang mencapai 171.9 miliar ringgit, demikian media massa Malaysia, Rabu (17/2/2010).
   
Menurut survei Malaysian Business, Robert Kuok dari grup Kuok yang melepaskan mahkota "Raja Gula" tahun lalu, masih menempati teratas dalam kekayaan mencapai 42,76 miliar ringgit, meningkat 16,1 miliar ringgit dibandingkan tahun lalu hanya 26,6 miliar ringgit.
   
Kedua, ialah konglomerat telekomunikasi, Ananda Krishnan, dengan kekayaan 27 miliar ringgit. 
   
Ketiga, Lee Shin Chen dari grup  IOI Corporation Bhd dengan kekayaan 11,92 miliar ringgit.
   
Keempat, Teh Hong Piow dengan kekayaannya 10,86 miliar ringgit.
   
Kelima, Lim Kok Thay dari grup bisnis Genting dengan kekayaan 10,38 miliar ringgit. Ia melonjak ke posisi kelima karena  mewarisi sejumlah kekayaan almarhum bapaknya Lim Goh Tong.
   
Keenam, Quek Leng Chan dari grup bisnis Hong Leong dengan kekayaan 7,09 miliar ringgit.
   
Ketujuh, Mokhtar Albukhary dari Yayasan Albukhary dengan kekayaan 6,01 miliar ringgit tapi dia menjadi orang Melayu yang paling kaya di Malaysia. 
   
Kedelapan, Lim Goh Tong,  Lee Kim Hua, dan Tiong Hiew King dari grup bisnis Rimbunan Hijau Group.
   
Kesembilan Vincent Tan dari grup bisnis Berjaya Group.

                        
Keluarga politik
   
Media massa Malaysia menyoroti keluarga politisi yang menjadi konglomerat, misalkan Mokhzani Mahathir - anak mantan Perdana Menteri Dr Mahathir Mohamad - masuk dalam peringkat ke-20 orang terkaya di Malaysia.
   
Mokhzani dengan grup bisnisnya Kencana Petroleum, memiliki kekayaan 1,075 miliar ringgit.
   
Nazir Razak - adik Perdana Menteri Najib Tun Razak - dari grup bisnis CIMB, termasuk dalam daftar 40 orang terkaya di Malaysia.


Editorprimus

Terkini Lainnya

Bakal Jadi 'Park and Ride' untuk Stasiun MRT, Begini Kondisi Lahan Jakarta Tourisindo

Bakal Jadi "Park and Ride" untuk Stasiun MRT, Begini Kondisi Lahan Jakarta Tourisindo

Megapolitan
Wiranto: Pemilu 2019 Ajang Memilih Pemimpin, Bukan Mengadu Pemimpin

Wiranto: Pemilu 2019 Ajang Memilih Pemimpin, Bukan Mengadu Pemimpin

Nasional
Polisi Korsel Tahan 2 Pria dalam Kasus Kamera Tersembunyi di Hotel

Polisi Korsel Tahan 2 Pria dalam Kasus Kamera Tersembunyi di Hotel

Internasional
Romahurmuziy Minta Kasus yang Menjeratnya Tak Dikaitkan dengan PPP

Romahurmuziy Minta Kasus yang Menjeratnya Tak Dikaitkan dengan PPP

Nasional
Menginap di Tahanan, Romahurmuziy Habiskan Waktu dengan Baca Buku

Menginap di Tahanan, Romahurmuziy Habiskan Waktu dengan Baca Buku

Nasional
Petugas Lapas Banceuy Pergoki Napinya Ambil Narkotika di WC

Petugas Lapas Banceuy Pergoki Napinya Ambil Narkotika di WC

Regional
Pemerintah Venezuela Tahan Kepala Staf Oposisi Atas Tuduhan Terorisme

Pemerintah Venezuela Tahan Kepala Staf Oposisi Atas Tuduhan Terorisme

Internasional
Pemilu Kurang dari Sebulan, KPU Jaktim Masih Tunggu Surat Suara DPD

Pemilu Kurang dari Sebulan, KPU Jaktim Masih Tunggu Surat Suara DPD

Megapolitan
Dilaporkan ke Bawaslu karena Disebut Biarkan Hoaks, Ini Penjelasan Ma'ruf Amin

Dilaporkan ke Bawaslu karena Disebut Biarkan Hoaks, Ini Penjelasan Ma'ruf Amin

Nasional
Wali Kota Semarang Janji Bantu Perbaiki Rumah Abu di Kelenteng Tay Kak Sie yang Terbakar

Wali Kota Semarang Janji Bantu Perbaiki Rumah Abu di Kelenteng Tay Kak Sie yang Terbakar

Regional
Azan Pun Berkumandang di Seluruh Selandia Baru

Azan Pun Berkumandang di Seluruh Selandia Baru

Internasional
Memetik Pelajaran dari Pencurian Dana BOS di Mobil Kepala Sekolah di Bekasi...

Memetik Pelajaran dari Pencurian Dana BOS di Mobil Kepala Sekolah di Bekasi...

Megapolitan
Romahurmuziy Diperiksa Perdana sebagai Tersangka di KPK

Romahurmuziy Diperiksa Perdana sebagai Tersangka di KPK

Nasional
Kegiatan Apel Kebangsaan di Semarang Dilaporkan ke Bawaslu

Kegiatan Apel Kebangsaan di Semarang Dilaporkan ke Bawaslu

Regional
Tiba di Lombok, Presiden Jokowi Tinjau Rehabilitasi Pasca-gempa

Tiba di Lombok, Presiden Jokowi Tinjau Rehabilitasi Pasca-gempa

Nasional

Close Ads X