Taliban: Mullah Baradar Berada di Afganistan - Kompas.com

Taliban: Mullah Baradar Berada di Afganistan

Kompas.com - 16/02/2010, 16:42 WIB

WASHINGTON, KOMPAS.com — Taliban membantah laporan yang menyatakan komandan militer tertingginya, Mullah Abdul Ghani Baradar, telah tertangkap dalam sebuah operasi intelijen Pakistan dan CIA di Karachi.

Seorang juru bicara Taliban mengatakan, Mullah Baradar masih berada di Afganistan dan aktif mengorganisasi kelompok-kelompok militer dan melakukan kegiatan politik. "Dia tidak tertangkap. Mereka ingin menyebarkan rumor ini untuk memecah-mecah perhatian orang dari kekalahan mereka di Marjah dan untuk membingungkan publik," kata Zabihullah Mujahid, juru bicara itu, kepada Reuters.

Ia mengacu kepada serangan NATO pimpinan AS di Provinsi Helmad, Afganistan, beberapa hari terakhir ini.

Polisi dan pejabat pemerintahan Pakistan di Karachi mengatakan, mereka tidak mengetahui apa pun tentang penangkapan Baradar. "Saya tidak mengetahuinya," kata Kepala Polisi Karachi Waseem Ahmed. Juru bicara pemerintah dan militer juga tidak bersedia untuk memberikan komentar.

Pihak Gedung Putih, CIA, dan Pentagon juga menolak untuk memberikan komentar terhadap operasi tersebut.

Harian New York Times dalam laporannya Senin, yang kemudian dikutip Reuters, Selasa, menyebutkan, komandan tertinggi Taliban, Mullah Abdul Ghani Baradar, ditangkap di Karachi, Pakistan, dalam serangan rahasia yang dilakukan oleh pasukan intelijen Amerika Serikat dan Pakistan. Mullah Baradar digambarkan sebagai tokoh paling penting yang berhasil ditangkap sejak dimulainya perang Afganistan delapan tahun lalu. Ia adalah orang kedua setelah pemimpin Taliban, Mullah Muhammad Omar.


Editoraegi

Terkini Lainnya

Bapak dan Anak Asal Lahat Ditemukan Tewas di Sukabumi

Bapak dan Anak Asal Lahat Ditemukan Tewas di Sukabumi

Regional
MRT Lebak Bulus-Bundaran HI Dirancang Tiba di Stasiun Tiap 5 Menit

MRT Lebak Bulus-Bundaran HI Dirancang Tiba di Stasiun Tiap 5 Menit

Megapolitan
Perampok Sopir Taksi Online di Palembang Sempat Bidik 5 Korban Lain Sebelum Sofyan

Perampok Sopir Taksi Online di Palembang Sempat Bidik 5 Korban Lain Sebelum Sofyan

Regional
Fakta Perburuan Pelaku Pembunuhan Sofyan, Takut Ditembak Polisi hingga Satu Masih Buron

Fakta Perburuan Pelaku Pembunuhan Sofyan, Takut Ditembak Polisi hingga Satu Masih Buron

Regional
Pakai Uang Ibunya, Gadis di China Habis Rp 220 Juta untuk 'Video Game'

Pakai Uang Ibunya, Gadis di China Habis Rp 220 Juta untuk "Video Game"

Internasional
Bea Cukai Sita 4 Juta Batang Rokok di Jepara Senilai Rp 2,9 Miliar

Bea Cukai Sita 4 Juta Batang Rokok di Jepara Senilai Rp 2,9 Miliar

Regional
Kubu Prabowo-Sandiaga Luncurkan Buku 'Paradoks Indonesia' Versi Braile

Kubu Prabowo-Sandiaga Luncurkan Buku "Paradoks Indonesia" Versi Braile

Nasional
'Ngamuk' dan Coba Rebut Kemudi Bus, Perempuan Ini Ditangkap

"Ngamuk" dan Coba Rebut Kemudi Bus, Perempuan Ini Ditangkap

Internasional
Minta Program Kirim Buku Gratis Dilanjutkan, Pemerintah Belum Beri Kepastian Anggaran

Minta Program Kirim Buku Gratis Dilanjutkan, Pemerintah Belum Beri Kepastian Anggaran

Nasional
Fokus kepada Rusia dan China, AS Kurangi Pasukan di Afrika

Fokus kepada Rusia dan China, AS Kurangi Pasukan di Afrika

Internasional
Tempuh Jalur Hukum, PPP Kubu Romy Akan Laporkan PPP Versi Muktamar Jakarta

Tempuh Jalur Hukum, PPP Kubu Romy Akan Laporkan PPP Versi Muktamar Jakarta

Nasional
Suami Istri yang Tewas Dibunuh di Bekasi Dikenal Jago Berbisnis

Suami Istri yang Tewas Dibunuh di Bekasi Dikenal Jago Berbisnis

Megapolitan
PPP Kubu Romy Masih Buka Opsi Berdamai, Asal...

PPP Kubu Romy Masih Buka Opsi Berdamai, Asal...

Nasional
Mogok Kerja, Staf Kamar Mayat Minta Warga Tunda Kematian

Mogok Kerja, Staf Kamar Mayat Minta Warga Tunda Kematian

Internasional
Akun Instagram Ahmad Dhani Disita Polisi untuk Barang Bukti Kasus 'Vlog Idiot'

Akun Instagram Ahmad Dhani Disita Polisi untuk Barang Bukti Kasus "Vlog Idiot"

Regional

Close Ads X