Tujuh Deteni Melarikan Diri

Kompas.com - 19/01/2010, 17:45 WIB
Editorjimbon

SURABAYA, KOMPAS.com - Tujuh dari sembilan deteni, orang asing penghuni Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim), di Tanjung Perak Surabaya melarikan diri. Mereka menjebol dinding salah satu ruang detensi itu pada Selasa (19/1/2010) sekitar pukul empat pagi.

Para deteni asal Afganistan yang melarikan diri yaitu Qurban Ali, Shahcaman Ghulan Nabi, Ahmad Shah, Sid Sijjat, Ghulam Reza Haidrai, Muhammad Syah, serta Izzat Ali. "Dua orang lainnya tertangkap, yaitu Ibrahim Ali Jan dan Muhammad Alam," ungkap Kepala Rudenim Tanjung Perak Djarot Sutrisno.

Tidak diketahui persisnya kapan mereka merencanakan pelarian tersebut. Setelah kejadian, petugas baru menemukan lubang di dinding sebelah atas yang telah dijebol. Mereka merusak dinding dengan cara mengeruk menggunakan shower yang dilepas dari kamar mandi.

Diperkirakan semua imigran akan berusaha ke kantor Komisi Tinggi PBB untuk Urusan Pengungsi (UNHCR) di Jakarta. Sebagai gambaran, semula terdapat 17 imigran gelap asal Afganistan dan empat orang asal Irak yang diamankan karena berstatus illegal entry dan illegal stay.

 

 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.