Lima Tewas dalam Ledakan di Instalasi Kimia

Kompas.com - 08/01/2010, 15:54 WIB
Editorprimus

LANZHOU, KOMPAS.com - Lima orang dikonfirmasi telah tewas dan satu orang lagi masih hilang setelah ledakan instalasi kimia di provinsi Gansu, China baratlaut, kata pemerintah lokal, Jumat (8/1/2010).
   
Ledakan tersebut terjadi pada Kamis petang di instalasi yang dijalankan oleh perusahaan Lanzhou Chemical Company of the China National Petroleum Corporation di dekat ibu kota Provinsi Gansu, Lanzhou.
  
Instalasi itu terletak sekitar 30 kilometer dan pusat kota Lanzhou. Rumah-rumah penduduk yang dekat dengan instalasi tersebut tidak terkena dampak ledakan itu.
   
Sepetember lalu, 18 orang tewas dan 10 orang terluka ketika bahan kimia yang sedang diturunkan dari sebuah truk di Linyi, Provinsi Shandong.
    
Sejumlah pemerintah daerah China mulai memberlakukan peraturan ketat mengenai pengangkutan bahan kimia berbahaya, untuk mengurangi bahaya  ketika bahan kimia diangkut ke dan dari pabrik.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.