3000 Tentara Kurung Keluarga Ampatuan

Kompas.com - 04/12/2009, 05:33 WIB
Editortof

Sekitar 30 wartawan lokal menjadi korban dalam pembantaian yang diyakini dilakukan oleh keluarga Ampatuan itu.

Enam organisasi wartawan Filipina menyampaikan kekhawatiran mereka atas integritas penyidikan kepolisian dan penghukuman terhadap para tersangka yang memiliki hubungan dekat dengan Presiden Gloria Macapagal-Arroyo itu.

”Kami mempertimbangkan semua opsi, termasuk meminta badan PBB terlibat dalam penyidikan pembantaian ini,” kata Melinda Quintos-de Jesus, direktur eksekutif Center for Media Freedom and Responsibility.

Dua ahli hak asasi manusia mengatakan, penyelidikan atas pembunuhan itu harus menjadi awal dari sebuah proses reformasi besar-besaran di negara itu dan pemerintah harus mencegah terjadinya pembunuhan serupa menjelang pemilihan umum Mei 2010.

Tersangka utama di balik pembantaian, Andal Ampatuan Junior, seorang wali kota lokal, sekarang berada di tahanan pemerintah meskipun para pengacaranya telah menyampaikan petisi ke pengadilan agar dia bisa dibebaskan dengan uang jaminan. (AP/AFP/Reuters/OKI)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.