Korban Gempa Sumbar Masih Butuh Tenda

Kompas.com - 15/10/2009, 19:38 WIB
EditorEdj

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Syamsul Maarif mengatakan, para korban gempa Sumatera Barat hingga kini masih membutuhkan tenda sebagai tempat tinggal sementara. Dari sekitar 90.000 tenda yang dibutuhkan, baru 60.000 tenda saja yang terpenuhi.

Syamsul mengatakan, untuk menutupi kekurangan tersebut, Gubernur Sumatra Barat Gumawan Fauzi telah menyediakan alat pertukangan bagi warga Sumbar. "Dengan demikian, mereka dapat membuat shelter sementara dengan menggunakan sisa-sisa bangunan sambil menunggu rumah mereka diperbaiki," ujar Syamsul seusai mengikuti rapat kabinet menteri terbatas yang dipimpin Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Kamis (15/10) malam di Gedung Utama Sekretariat Negara, Jakarta.

Sementara itu, lanjut Syamsul, air minum sudah dapat dinikmati di sekitar 85 persen wilayah di Sumbar. Kebutuhan listrik di kota Padang Pariaman pun sudah mencapai 100 persen. Cadangan beras yang dimiliki Pemda Sumbar saat ini mencapai 13.000 ton atau mampu mencukupi kebutuhan masyarakat setempat selama 4 bulan.

Khusus untuk uang lauk bagi 135 ribu korban gempa yang rumahnya rusak parah, Pemda telah mencairkan sebesar Rp 44 miliar. Sementara itu, Gubernur Sumatra Barat Gumawan Fauzi menegaskan, total korban tewas gempa Sumbar mencapai 1.117 orang. Dari angka tersebut, 907 jenazah di antaranya berhasil diidentifikasi. Sementara itu, 210 jenazah lainnya, yang semuanya tertimbun tanah setinggi 10 meter, telah dinyatakan tewas. "Masyarakat sudah mengikhlaskan tempat tersebut menjadi kuburan massal. Berita acaranya sudah ditandatangani," ujar Gumawan.




Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Saya Tak Ingin Mati, Saya Ingin Melihat Mereka Dihukum Mati'

"Saya Tak Ingin Mati, Saya Ingin Melihat Mereka Dihukum Mati"

Internasional
Beredar Foto Tentara Arab Saudi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola

Beredar Foto Tentara Arab Saudi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola

Internasional
Trump Tak Akan Masukkan Kartel Narkoba Meksiko sebagai Teroris

Trump Tak Akan Masukkan Kartel Narkoba Meksiko sebagai Teroris

Internasional
Dibakar Hidup-hidup oleh Si Pemerkosa, Gadis 23 Tahun di India Tewas

Dibakar Hidup-hidup oleh Si Pemerkosa, Gadis 23 Tahun di India Tewas

Internasional
Terungkap, Pelaku Penembakan Pangkalan AL Pensacola Sebut AS 'Negara Iblis'

Terungkap, Pelaku Penembakan Pangkalan AL Pensacola Sebut AS "Negara Iblis"

Internasional
Jenazah Pelaku Teror London Bridge yang Tewaskan 2 Orang Dikuburkan di Pakistan

Jenazah Pelaku Teror London Bridge yang Tewaskan 2 Orang Dikuburkan di Pakistan

Internasional
Inilah Identitas Tentara Arab Saudi yang Jadi Pelaku Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola

Inilah Identitas Tentara Arab Saudi yang Jadi Pelaku Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Peringatan China kepada AS | Jokowi Dapat Penghargaan Asian of the Year

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Peringatan China kepada AS | Jokowi Dapat Penghargaan Asian of the Year

Internasional
Berhenti Menari di Pesta Pernikahan, Wanita India Ditembak di Wajah

Berhenti Menari di Pesta Pernikahan, Wanita India Ditembak di Wajah

Internasional
Pria di China Ini Gores Cat Mobil BMW Supaya Sang Ayah Membelikan

Pria di China Ini Gores Cat Mobil BMW Supaya Sang Ayah Membelikan

Internasional
Tentara Arab Saudi Diduga Jadi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola, Raja Salman Bereaksi

Tentara Arab Saudi Diduga Jadi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola, Raja Salman Bereaksi

Internasional
3 Tewas dalam Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola, Pelaku Diduga Tentara Arab Saudi

3 Tewas dalam Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola, Pelaku Diduga Tentara Arab Saudi

Internasional
Ini Cara Indonesia Dorong Terwujudnya Demokrasi Inklusif di Dunia

Ini Cara Indonesia Dorong Terwujudnya Demokrasi Inklusif di Dunia

Internasional
Indonesia dan Australia Sepakat Hormati Integritas Wilayah

Indonesia dan Australia Sepakat Hormati Integritas Wilayah

Internasional
Iran Diam-diam Pindahkan Rudalnya ke Irak lewat Demonstrasi

Iran Diam-diam Pindahkan Rudalnya ke Irak lewat Demonstrasi

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X