Mabes AD Pakistan Alami Penyerangan - Kompas.com

Mabes AD Pakistan Alami Penyerangan

Kompas.com - 10/10/2009, 18:15 WIB

RAWALPINDI, KOMPAS.com - Empat orang bersenjata dan beberapa tentara tewas dalam serangan terhadap markas besar Angkatan Darat Pakistan di luar ibu kota Islamabad, Sabtu (10/10). Demikian disampaikan militer Pakistan.

Baku tembak sengit terjadi setelah orang-orang bersenjata mencoba memasuki kompleks yang dijaga sangat ketat di Rawalpindi itu dengan mengenakan seragam angkatan darat.

Beberapa laporan yang menyebutkan bahwa insiden ini telah usai terbukti tidak benar karena dua orang bersenjata masih belum ditangkap.

Insiden ini berlangsung menyusul serangkaian pengeboman di kawasan Pakistan barat laut. Pada hari Jumat setidaknya 50 orang tewas dalam ledakan di Peshawar.

Insiden ini juga terjadi ketika angkatan bersenjata Pakistan bersiap melancarkan operasi besar-besaran terhadap Taliban.

Wartawan BBC di Islamabad Aleem Maqbool mengatakan dalam beberapa hari terakhir beberapa posisi Taliban dibom oleh angkatan udara di tengah spekulasi operasi militer akan ditingkatkan.

Sasaran penting

Sejauh ini belum ada kelompok yang mengaku bertanggungjawab namun Taliban sejak beberapa waktu lalu mengancam akan melakukan serangan kecuali operasi terhadap kelompok militan dihentikan.

Pejabat polisi, Mohammed Jalil kepada kantor berita AP mengatakan pria-pria bersenjata mengendai mobil berwarna putih sebelum tengah hari waktu setempat.

Para pejabat keamanan mengatakan pria-pria bersenjata mengambil posisi, mengeluarkan tembakan dan melemparkan granat ke arah markas tentara.

Jalan-jalan menuju lokasi ditutup dan beberapa helikopter tampak dikerahkan.

Pihak militer mengatakan serangan itu telah berhasil digagalkan.

"Situasinya terkendali... semua orang-orang bersenjata tewas," kata Mayjen Athar Abbas kepada televisi setempat.

Tapi militer kemudian mengatakan dua orang masih belum ditangkap.

Kantor berita AP berdasarkan wawancara dengan para pejabat militer mengatakan dua orang berhasil masuk ke komplek tentara.

Mereka sekarang sedang diburu.

Kelompok militan Islam dalam beberapa tahun terakhir mencoba melakukan serangan dengan sasaran tempat-tempat atau orang-orang penting.

 


Editorprimus

Terkini Lainnya

Bupati Pakpak Bharat Diduga Instruksikan Semua Kepala Dinas untuk Atur Pengadaan

Bupati Pakpak Bharat Diduga Instruksikan Semua Kepala Dinas untuk Atur Pengadaan

Nasional
Tiba di Surabaya, Jokowi Langsung Jalan-jalan ke Tunjungan Plaza

Tiba di Surabaya, Jokowi Langsung Jalan-jalan ke Tunjungan Plaza

Nasional
Cerita Fatmawati dan 5 Putrinya Lolos dari Kebakaran Hebat di Rumahnya

Cerita Fatmawati dan 5 Putrinya Lolos dari Kebakaran Hebat di Rumahnya

Regional
'Jangan Sampai Ambisi Pribadi Rusak Tata Negara di Indonesia'

"Jangan Sampai Ambisi Pribadi Rusak Tata Negara di Indonesia"

Nasional
Uang Suap Bupati Pakpak Bharat Diduga untuk Amankan Kasus Hukum Istrinya

Uang Suap Bupati Pakpak Bharat Diduga untuk Amankan Kasus Hukum Istrinya

Nasional
Bupati Pakpak Bharat Diduga Terima Suap Rp 550 Juta dari Kontraktor

Bupati Pakpak Bharat Diduga Terima Suap Rp 550 Juta dari Kontraktor

Nasional
Kim Jong Un Ingin Memodernisasi Pabrik Kaca Taegwan

Kim Jong Un Ingin Memodernisasi Pabrik Kaca Taegwan

Internasional
Titik Terang Misteri Kematian Bapak dan Anak Asal Lahat di Sukabumi

Titik Terang Misteri Kematian Bapak dan Anak Asal Lahat di Sukabumi

Regional
KPK Tetapkan Bupati Pakpak Bharat dan Kepala Dinas PUPR sebagai Tersangka

KPK Tetapkan Bupati Pakpak Bharat dan Kepala Dinas PUPR sebagai Tersangka

Nasional
Warga Keluhkan Pasangan Mesum di Rumah Kos, Polisi Amankan 4 Mahasiwa

Warga Keluhkan Pasangan Mesum di Rumah Kos, Polisi Amankan 4 Mahasiwa

Regional
Mayat Laki-laki Tanpa Identitas Dalam Drum Ditemukan Pemulung di Bogor

Mayat Laki-laki Tanpa Identitas Dalam Drum Ditemukan Pemulung di Bogor

Regional
Puting Beliung Terjang Madiun, Empat Rumah Rata dengan Tanah

Puting Beliung Terjang Madiun, Empat Rumah Rata dengan Tanah

Regional
Tunawisma Pahlawan dalam Serangan Melbourne Kini Diseret ke Pengadilan

Tunawisma Pahlawan dalam Serangan Melbourne Kini Diseret ke Pengadilan

Internasional
Tiba di Surabaya dari Papua, Ini Agenda Kunjungan Kerja Jokowi Senin Besok

Tiba di Surabaya dari Papua, Ini Agenda Kunjungan Kerja Jokowi Senin Besok

Nasional
3 Fakta Unik Harimau Sumatera 'Atan Bintang', Disebut Pintar hingga Sulit Dievakuasi

3 Fakta Unik Harimau Sumatera 'Atan Bintang', Disebut Pintar hingga Sulit Dievakuasi

Regional

Close Ads X